Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) telah menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti permintaan Presiden Prabowo Subianto agar siswa tidak dikerahkan untuk menyambut kunjungannya ke daerah.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Kapuspen Kemendagri, Benni Irawan, menegaskan bahwa pihaknya akan mengikuti arahan presiden dalam mempertimbangkan kebijakan ini.
Kemendagri Respon Permintaan Prabowo
Setelah permintaan Prabowo, Kemendagri menyatakan komitmennya untuk mendukung kebijakan tersebut. Benni Irawan mengatakan, 'Untuk tahap awal kita laksanakan dan ikuti dulu arahan Bapak Presiden yang sudah meminta Mensesneg menindaklanjutinya kepada kepala daerah.'
Kemendagri berencana untuk mengeluarkan surat edaran guna memastikan arahan ini diterapkan di pemerintah daerah. Ia menambahkan, 'Namun demikian, jika nanti dipandang perlu, sesuai dengan aturan Kemendagri siap menerbitkan SE sebagai salah satu bentuk pembinaan dan pengawasan umum.'
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Prabowo Minta Siswa Tidak Dikerahkan
Dalam kunjungan kerjanya di Bantul, Prabowo menegaskan bahwa kehadiran siswa di pinggir jalan tidaklah perlu. Ia meminta Sekretaris Kabinet untuk menyurati semua bupati dan wali kota terkait hal ini.
Prabowo meminta, 'Saya minta Sekretaris Kabinet nanti tolong dibuat surat ke semua bupati, wali kota, kalau seandainya saya kunjungan kerja. Mohon anak-anak sekolah tidak perlu nyambut saya di pinggir jalan.' Ia menginginkan agar siswa lebih banyak menghabiskan waktu di sekolah untuk belajar.
Kepedulian Prabowo Terhadap Siswa
Meskipun mendukung kebijakan tersebut, Prabowo mengungkapkan rasa simpatinya terhadap siswa yang menunggu lama di bawah terik matahari. Ia merasa terkesan dengan sambutan yang diberikan oleh mereka.
Prabowo mengungkapkan, 'Tapi saya sangat terkesan, saya sangat terharu atas sambutan-sambutan itu hanya saya berpikir kasihan kalau mereka terlalu lama menunggu.' Ia beralasan bahwa interaksi yang lebih baik dapat dilakukan melalui televisi agar siswa tetap nyaman.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: