Kerangka manusia ditemukan di batang pohon aren di Dusun I, Desa Pematang Ganjang, Serdang Bedagai, Sumatera Utara, teridentifikasi sebagai Muhammad Yuda Prawira. Korban dilaporkan hilang selama dua tahun sebelum penemuan yang menggemparkan ini.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Kepolisian setempat telah mengonfirmasi bahwa hasil tes DNA kerangka tersebut cocok dengan identitas orang tua korban, mengungkap kisah menyedihkan yang melibatkan hilangnya seorang warga lokal.
Proses Identifikasi Korban
Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri mengambil sampel DNA dari kerangka manusia yang ditemukan pada bulan September 2025. Iptu LB Manulang dari Polres Serdang Bedagai menyatakan bahwa hasil tes menunjukkan kesamaan DNA dengan ayah kandung korban.
Penemuan kerangka ini berawal dari laporan warga yang mencurigai ada sesuatu yang tidak biasa di lokasi tersebut. Hal ini mendorong pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penemuan yang mencolok ini.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Latar Belakang Hilangnya Korban
Kapolsek Firdaus, AKP Ahmad Albar, menjelaskan bahwa ada laporan dari keluarga yang kehilangan anggota keluarga selama dua tahun. Keluarga tersebut tinggal dekat lokasi penemuan kerangka dan tak lagi menerima kabar sejak korban menghilang.
Kronologi hilangnya Muhammad Yuda Prawira mulai terungkap ketika salah satu anggota keluarga mengingat ciri-ciri pakaian yang dikenakan korban pada saat ia menghilang. Pengakuan ini menjadi titik awal bagi pihak kepolisian untuk menghubungkan kerangka yang ditemukan dengan hilangnya korban.
Analisis dan Langkah Selanjutnya
Setelah identifikasi berhasil dilakukan, pihak kepolisian membawa kerangka ke rumah sakit untuk dilakukan pemeriksaan yang lebih mendalam. Hal ini penting untuk memastikan semua bukti dan informasi dapat diproses secara akademis dan hukum.
Langkah selanjutnya adalah melakukan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab kematian Muhammad Yuda Prawira, serta mengumpulkan informasi lebih jauh mengenai apa yang terjadi selama dua tahun hilangnya korban. Penyelidikan diharapkan memberikan kejelasan bagi keluarga dan masyarakat.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: