Senin, 17 NOVEMBER 2025 • 20:12 WIB

TBC: Masih Jadi Ancaman Kesehatan di Indonesia

Author

TBC: Masih Jadi Ancaman Kesehatan di Indonesia

TBC atau tuberkulosis tetap menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, meskipun berbagai upaya telah dilakukan untuk menanggulanginya.

Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar

Data terbaru menunjukkan angka kasus yang signifikan, menandakan bahwa masalah ini belum sepenuhnya teratasi.

Angka Kasus TBC di Indonesia

Menurut data tahun 2021, Indonesia tercatat memiliki lebih dari 800.000 kasus TBC baru setiap tahunnya, menjadikannya salah satu negara dengan beban TBC tertinggi di dunia.

Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa dari angka tersebut, hanya sekitar 70% yang berhasil terdiagnosis dan mendapatkan pengobatan.

Kurangnya kesadaran di masyarakat menjadi salah satu penyebab utama rendahnya angka deteksi, sehingga perlu upaya edukasi yang lebih intensif.

Banyak orang tidak menyadari gejala awal TBC seperti batuk berkepanjangan dan penurunan berat badan, sehingga pemeriksaan dini menjadi sangat penting.

Dampak TBC terhadap Kesehatan Masyarakat

Salah satu dampak terbesar dari TBC adalah tingginya angka kematian, diperkirakan sekitar 100.000 kematian setiap tahun yang disebabkan oleh penyakit ini di Indonesia.

Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam

Penyakit ini bukan hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga mengganggu perekonomian keluarga dan masyarakat.

Banyak pasien TBC yang harus berhenti bekerja untuk menjalani pengobatan, yang memperburuk kondisi ekonomi mereka.

Program-program rehabilitasi dan penyuluhan menjadi upaya pemerintah dan berbagai organisasi kesehatan untuk mengurangi angka kematian, meskipun tantangan tetap besar.

Langkah-Langkah Penanggulangan TBC

Beberapa langkah sudah diambil untuk mengatasi masalah TBC di Indonesia, termasuk program dokter dan perawat yang terlatih serta kampanye penyuluhan masyarakat.

Kementerian Kesehatan juga berupaya meningkatkan akses terhadap tes dan pengobatan TBC, termasuk menyediakan obat gratis untuk pasien.

Keberhasilan program ini sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dalam melakukan pemeriksaan rutin dan mendukung teman atau keluarga yang didiagnosis.

Kampanye edukasi tentang cara pencegahan, seperti menjaga kebersihan dan kesehatan paru-paru, sangat dibutuhkan di daerah rawan penyebaran TBC.

Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU