Cristiano Ronaldo akhirnya menjelaskan ketidakhadirannya di pemakaman Diogo Jota, rekannya di Timnas Portugal yang baru saja meninggal dunia. Ia merasa tidak ingin menjadi pusat perhatian di momen yang penuh kesedihan tersebut.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Diogo Jota dan adiknya, Andre Silva, meninggal dunia akibat kecelakaan mobil di Spanyol. Meski rekan-rekannya dari Liverpool dan Timnas Portugal memberikan penghormatan terakhir, Ronaldo memilih untuk tidak hadir.
Ketidakhadiran di Momen Duka
Cristiano Ronaldo dalam wawancara dengan Piers Morgan mengungkapkan alasannya untuk tidak menghadiri pemakaman rekan setimnya, Diogo Jota. Ia menyatakan, 'Ada dua hal; orang-orang sering mengkritik saya. Saya tidak peduli tentang itu.'
Pernyataan ini menunjukkan sikap defendif Ronaldo terhadap kritik yang sering ia terima. Ia merasa tidak nyaman berada di tengah perhatian di saat-saat sulit like kesedihan mendalam yang dirasakan oleh banyak orang.
Alasan Pribadi di Balik Keputusan
Ronaldo juga mengekspresikan keterikatan emosionalnya dengan pernyataan, 'Setelah ayah saya meninggal, saya tidak pernah pergi ke pemakaman lagi.' Hal ini menyoroti ketidaknyamanannya berhadapan dengan kehilangan.
Dalam penjelasannya, Ronaldo menekankan bahwa kehadirannya di pemakaman justru akan menarik perhatian media. 'Jika saya pergi, perhatian akan tertuju kepada saya. Saya tidak menginginkan perhatian seperti ini,' jelasnya, menegaskan keinginannya untuk menjaga privasi.
Penghormatan untuk Diogo Jota
Meskipun tidak hadir di pemakaman, Ronaldo tetap memberikan penghormatan untuk Diogo Jota. Ia menyampaikan pesan duka melalui media sosial dan menghubungi keluarga Jota untuk mengekspresikan rasa simpatinya.
Selanjutnya, Ronaldo melakukan selebrasi khusus dalam pertandingan melawan Armenia setelah Portugal meraih kemenangan 5-0. Ini menjadi salah satu bentuk penghormatan bagi sahabatnya yang telah pergi.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: