Jakarta mengalami peningkatan titik banjir akibat hujan deras yang mengguyur pada sore hari ini. Saat ini, tercatat 54 rukun tetangga (RT) terendam dengan ketinggian air mencapai 160 cm.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa
Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, Mohammad Yohan, mengungkapkan bahwa banjir ini disebabkan oleh curah hujan yang tinggi serta luapan Kali Krukut dan Mampang.
Kondisi Banjir di Jakarta
Banjir yang terjadi di Jakarta malam ini berdampak signifikan bagi warga, terutama di Jakarta Selatan dan Timur. BPBD mencatat tingginya genangan yang mencapai 160 cm terutama di Kelurahan Cipete Utara, di mana terdapat tiga RT yang terpaksa terendam.
Dari laporan terkini, banjir menjangkau beberapa kelurahan di Jakarta Selatan dengan rincian yang bervariasi. Misalnya, di Kelurahan Cilandak Barat terdapat satu RT dengan ketinggian air 80 cm, sedangkan di Kelurahan Petogogan, sebanyak 26 RT terendam dengan ketinggian mencapai 30 cm.
Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah kota yang telah mengerahkan sejumlah personel untuk menangani situasi ini. Kapusdatin BPBD, Mohammad Yohan, mengingatkan bahwa tindakan cepat perlu dilakukan untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan dari genangan air.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Upaya Penanganan Banjir
Sebagai langkah penanganan, BPBD DKI Jakarta sedang melakukan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, dan Dinas Gulkarmat. Tujuan dari koordinasi ini adalah untuk menyedot genangan dan memastikan fungsi tali-tali air berjalan dengan baik.
Yohan menambahkan bahwa adanya kehadiran petugas di lapangan sangat penting untuk memantau perkembangan genangan serta memberikan informasi terkini kepada masyarakat. 'Banjir terparah berada di Kelurahan Cipete Utara,' ujarnya.
BPBD juga menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan lebih lanjut. 'Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112,' kata Yohan. Layanan ini gratis dan siap melayani 24 jam.
Rincian Titik Banjir
Dilaporkan, per pukul 20.00 WIB, terdapat 54 RT di Jakarta yang terendam air. Berikut adalah rincian titik banjir di Jakarta Selatan: Kelurahan Cilandak Barat (1 RT, 80 cm), Kelurahan Pondok Labu (1 RT, 30 cm), dan Kelurahan Cipete Utara (3 RT, 160 cm).
Selain itu, Kelurahan Petogogan memiliki 26 RT dengan ketinggian 30 cm, dan Kelurahan Kuningan Barat juga mencatat enam RT dengan ketinggian air 110 cm akibat luapan Kali Mampang.
Di Jakarta Timur, satu RT di Kelurahan Tengah juga terendam dengan ketinggian 60 cm. Kondisi ini menunjukkan perlunya perhatian ekstra dalam pengelolaan sumber daya air di ibukota.
Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: