Kamis, 23 OKTOBER 2025 • 20:06 WIB

Penggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Mencegah Keracunan Pangan

Author

Penggunaan Air Galon dalam Program Makan Bergizi Gratis untuk Mencegah Keracunan Pangan

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S. Deyang, menginstruksikan semua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menggunakan air mineral dalam kemasan galon pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Langkah ini diambil untuk mengatasi masalah kualitas air yang dapat menyebabkan keracunan pangan dan diharapkan mampu melindungi keselamatan anak-anak sebagai target utama program.

Kewajiban Penggunaan Air Galon

Nanik S. Deyang menegaskan bahwa seluruh SPPG yang belum memiliki akses ke air berkualitas harus menggunakan air galon untuk memasak menu MBG. "Kami wajibkan sekarang harus memakai air galon pak, sementara sebelum mereka mempunyai air yang dipastikan mempunyai kualitas (yang baik)," ujarnya.

Instruksi ini diambil sebagai respons terhadap laporan mengenai sejumlah kasus keracunan yang terjadi di Kabupaten Bandung Barat, di mana 72 persen dari kasus tersebut disebabkan oleh masalah kualitas air.

Dengan langkah ini, BGN berupaya untuk mengurangi risiko keracunan yang ditimbulkan oleh penyajian makanan untuk anak-anak dalam program tersebut.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Kasus Keracunan dan Tantangan Sanitasi

Nanik menjelaskan pentingnya sanitasi di sekitar SPPG, yang dianggap salah satu faktor penyebab keracunan. "Maka dari itu, ia menyebut hal ini akan menjadi bagian dari Peraturan Presiden (Perpres) tentang Tata Kelola MBG yang akan disahkan pada waktu mendatang," tambahnya.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyoroti bahwa program MBG menyumbang 46 persen dari total kasus keracunan pangan di Indonesia. Ia juga menekankan bahwa 54 persen kasus keracunan berasal dari sumber lainnya yang tidak terkait dengan MBG.

Dadan mencatat, "Perlu saya jelaskan juga bahwa kasus keracunan pangan di Indonesia, itu tidak hanya dari MBG," mengindikasikan perlunya perhatian yang lebih luas terhadap masalah keamanan pangan.

Langkah Selanjutnya untuk Meningkatkan Kualitas Gizi

Setelah memperkenalkan penggunaan air galon, BGN berkomitmen untuk memperbaiki kualitas penyajian makanan dalam program MBG. Harapannya adalah tidak ada lagi anak-anak yang menjadi korban keracunan akibat makanan yang disajikan.

Dengan penerapan kebijakan ini, BGN berupaya menciptakan lingkungan yang lebih aman bagi anak-anak dalam mengakses makanan bergizi.

Kesadaran akan pentingnya kualitas air dan sanitasi juga diharapkan dapat ditingkatkan di kalangan SPPG dan masyarakat luas.

Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU