Polisi masih mendalami kasus kematian Timothy Anugerah, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Udayana, yang terjatuh dari lantai empat gedung kampus pada Jumat (18/10). Korban ditemukan dalam kondisi kritis dan tidak berhasil diselamatkan setelah dilarikan ke rumah sakit.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Hingga kini, penyidik Polsek Denpasar Selatan telah memeriksa 19 saksi, termasuk rekan-rekan korban dan pihak kampus. Namun, kerusakan pada rekaman CCTV di lokasi kejadian menjadi kendala dalam penyelidikan.
Kronologi Peristiwa Kematian
Timothy Anugerah, seorang mahasiswa berusia 22 tahun, ditemukan terjatuh dari lantai empat gedung FISIP Universitas Udayana di Denpasar, Bali. Peristiwa tragis ini terjadi pada pagi hari, saat korban ditemukan dalam kondisi kritis di area parkir belakang gedung.
Segera setelah kejadian, Timothy dilarikan ke RSUP Prof. Ngoerah, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal beberapa jam kemudian. Kejadian ini langsung menarik perhatian, terutama di kalangan komunitas kampus dan masyarakat sekitar.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Proses Penyidikan yang Berlangsung
Kapolsek Denpasar Selatan, Kompol Laksmi Trisnadewi, mengungkapkan bahwa penyidik masih melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap 19 saksi yang sudah diperiksa. Para saksi ini terdiri dari rekan-rekan korban, pihak kampus, dan petugas keamanan yang bertugas pada hari kejadian.
Dari hasil penyelidikan awal yang dilakukan, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan fisik atau bukti adanya perundungan sebelum kejadian. Hal ini menunjukkan bahwa penyelidikan harus dilakukan secara teliti untuk mengungkap fakta yang sebenarnya.
Kendala dalam Penyelidikan
Salah satu kendala yang dihadapi polisi adalah kondisi rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian yang dilaporkan rusak. Akibatnya, momen jatuhnya korban tidak terekam, sehingga menyulitkan penyidik untuk mendapatkan bukti visual.
Selain itu, dari hasil olah TKP, polisi melaporkan bahwa pagar pengaman di area tersebut masih utuh dan tidak menunjukkan tanda-tanda terjadinya dorongan atau jatuh akibat kehilangan keseimbangan. Meskipun dugaan sementara mengarah pada kemungkinan korban menjatuhkan diri, polisi menegaskan bahwa penyelidikan ini masih berlangsung dan belum mencapai kesimpulan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: