Selasa, 14 OKTOBER 2025 • 10:48 WIB

Paparan Radioaktif Cesium-137 Ditemukan pada Cengkeh dari Lampung

Author

Paparan Radioaktif Cesium-137 Ditemukan pada Cengkeh dari Lampung

Pemerintah Indonesia memastikan bahwa sumber paparan radioaktif Cesium-137 (Cs-137) yang terdeteksi pada produk cengkeh di Amerika Serikat berasal dari Lampung, bukan dari pabrik di Surabaya.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Pernyataan ini disampaikan oleh Bara Hasibuan, Ketua Divisi Diplomasi dan Komunikasi Publik Satgas Penanganan Cs-137, setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi-lokasi terkait.

Penelusuran Kontaminasi Cs-137

Bara Hasibuan, Ketua Satgas Penanganan Cs-137, menjelaskan bahwa setelah menerima laporan dari US FDA mengenai kontaminasi cengkeh, tim segera ditugaskan untuk melakukan pemeriksaan di beberapa lokasi.

Pemeriksaan dilakukan di Surabaya dan dua sumber pasokan dari perkebunan di Pati, Jawa Tengah, dan Lampung, yang ditemukan kontaminasi di satu perkebunan di Lampung.

Paparan ini dikatakan terbatas dan tidak menyebar ke wilayah atau komoditas lain, yang memudahkan pemerintah untuk mengelola dampaknya.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Langkah Pengendalian Kontaminasi

Sebagai langkah pencegahan, Satgas bersama Badan Pengawas Tenaga Nuklir (BAPETEN) merekomendasikan agar produk cengkeh terindikasi terkontaminasi tidak dijual sampai hasil uji laboratorium keluar.

Hal ini dilakukan untuk melindungi masyarakat dan menjamin keselamatan produk yang beredar.

Bara Hasibuan menegaskan, 'Pemerintah sedang bergerak cepat melokalisir kontaminasi ini agar tidak meluas ke wilayah lain.'

Investigasi Lanjutan dan Status Terkini

Tim dari BAPETEN kini terus melakukan investigasi untuk memastikan sumber pasti dari kontaminasi Cs-137. Hasil awal menunjukkan tidak ada hubungan yang jelas dengan aktivitas industri logam di Banten sebelumnya.

Kontaminasi ini diharapkan tidak menjadi masalah besar, karena pemeriksaan di Surabaya menunjukkan tingkat radiasi di pabrik pengolahan cengkeh masih dalam batas normal dan tidak ada paparan aktif yang terdeteksi.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sambil menunggu hasil resmi dari pemeriksaan laboratorium.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

Author
TERPOPULER
BERITA TERBARU