BREAKING NEWS
|
SABTU, 13/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 14 APRIL 2026 • 15:21 WIB

Teuku Rassya Menjawab Isu Kehadiran Ibu di Momen Pernikahannya

Teuku Rassya Menjawab Isu Kehadiran Ibu di Momen PernikahannyaTeuku Rassya Menjawab Isu Kehadiran Ibu di Momen Pernikahannya

Teuku Rassya baru-baru ini melangsungkan pernikahan dengan Cleantha Islan di Hotel Raffles, Jakarta Selatan, pada Minggu (12/4/2026). Namun, kehadiran ibunya, Tamara Bleszynski, sebagai tamu undangan memicu spekulasi yang membuat Rassya merasa perlu untuk memberikan klarifikasi.

Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos

Dalam penjelasan di akun Instagramnya, Rassya menegaskan bahwa tujuannya bukan untuk mengumbar privasi, tetapi untuk meluruskan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat terkait peran ibunya dalam acara tersebut.

Klarifikasi Terhadap Isu Kehadiran

Di unggahannya, Rassya menyatakan bahwa klarifikasi ini perlu dilakukan untuk mengatasi informasi yang salah, terutama ketika menyangkut pandangan publik yang sering kali tidak berdasarkan fakta. Ia menekankan bahwa tidak sewajarnya menganggap enteng posisi ibunya, yang merupakan sosok penting dalam prosesi pernikahan.

Rassya dengan tegas menyatakan, "Mana mungkin terlintas buat ngundang ibu sendiri sebagai tamu?" Menurutnya, ibunya adalah orang pertama yang seharusnya diterima dengan segala hormat dalam acara adat seperti sungkeman.

Kehadiran ibunya sebagai tamu undangan seharusnya tidak menjadi sumber spekulasi, tetapi satu hal yang sudah sewajarnya dalam tradisi keluarga.

Masalah Busana dan Komunikasi

Isu lain yang juga menjadi perbincangan adalah mengenai busana yang dikenakan dalam pernikahan. Rassya menjelaskan bahwa semua keputusan terkait busana telah melalui komunikasi yang baik antara semua pihak terlibat.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Awalannya, istri Rassya sudah menyiapkan kain untuk busana akad dan resepsi. Namun, ibunya lebih memilih untuk membuat busana bersama sahabatnya yang berada di Bali, yang sayangnya tidak dapat terealisasi akibat masalah kesehatan sahabat tersebut.

Dalam situasi mendesak, ibunya akhirnya meminta bantuan untuk mencari penjahit baru. Dengan waktu yang terbatas, proses penyesuaian dilakukan sangat terburu-buru untuk memenuhi kebutuhan hari-H.

Meskipun tantangan ini muncul, Rassya menegaskan bahwa komunikasi yang baik tetap terjalin di antara semua pihak yang terlibat.

Pesan untuk Publik

Di akhir klarifikasinya, Rassya berharap agar publik dapat lebih bijak dalam memberikan penilaian, terutama berdasarkan narasi yang tidak lengkap. Ia mengingatkan bahwa situasi yang tidak sepenuhnya terlihat di media sosial bisa menghasilkan kesalahpahaman.

Ia mengakui bahwa gaya komunikasi ibunya cenderung puitis dan bisa diinterpretasikan dengan banyak cara. Namun, ia ingin masyarakat tidak mudah berprasangka hanya karena satu gaya komunikasi tersebut.

"Jadi mohon sekali ya teman-teman, jangan selalu utamakan suudzon dan menghujat cuman karena ibu saya cinta puisi," ujarnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Teuku Rassya Menjawab Isu Kehadiran Ibu di Momen Pernikahannya

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!