BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 09 APRIL 2026 • 15:25 WIB

Jusuf Kalla Melapor Polisi Terkait Tuduhan Hoaks Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla Melapor Polisi Terkait Tuduhan Hoaks Ijazah JokowiJusuf Kalla Melapor Polisi Terkait Tuduhan Hoaks Ijazah Jokowi

Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden RI, resmi melapor ke Bareskrim Polri terkait dugaan hoaks yang mengaitkan dirinya dengan isu ijazah Presiden Jokowi pada Rabu (8/4). Laporan tersebut terdaftar dengan nomor LP/B/135/IV/2026/SPKT/Bareskrim Polri.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Kalla menganggap bahwa tuduhan tersebut telah mencemari nama baiknya dan melanggar martabatnya.

Pelaporan dan Proses Hukum

Kalla juga melaporkan dua akun media sosial, yaitu Studio Musik Rock Ciamis di YouTube dan 1922 Pusat Madiun di Facebook. Dalam pelaporannya, ia menyertakan barang bukti berupa rekaman video yang menuduh dirinya menyediakan dana terkait kasus ijazah Jokowi.

Ia menegaskan ketidakpantasannya pernyataan tersebut, menyebutkan, "Masa saya bayar orang Rp5 miliar untuk menyelidiki beliau? Itu tidak pantas dan tidak mungkin saya lakukan."

Meski Rismon, terlapor, membantah bahwa video tersebut bukan kreasinya, Kalla menggarisbawahi bahwa Rismon tidak membantah isi video mengenai dugaan pendanaan. "Dia hanya mengatakan itu bukan dia yang melakukan, tapi tidak membantah isinya," jelasnya.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Tanggapan Rismon dan Dampak Sosial

Kalla mengungkapkan bahwa ia mungkin tidak akan melanjutkan proses hukum jika Rismon berbicara tegas menolak isu pendanaan tersebut. Ia menjelaskan, "Kalau dia membantah bahwa itu tidak benar, mungkin ada manfaatnya."

Namun, hingga saat ini, Rismon belum memberikan bantahan konkret. Kalla menekankan bahwa masalah ini tidak hanya berdampak pada dirinya, tetapi juga mengganggu masyarakat.

"Meresahkan masyarakat, merugikan waktu, merugikan Pak Jokowi, merugikan semua. Puluhan miliar uang habis untuk apakah itu pengacara, apakah itu seperti saya ini, waktu saya hilang, dilibatkan," imbuhnya.

Dampak Jangka Panjang Terhadap Masyarakat

Kalla juga mengindikasikan bahwa polemik ini dapat berujung pada perpecahan di masyarakat. Ia mencatat, "Waktu kita habis, biaya ongkosnya mahal, dan terjadi perpecahan di masyarakat. Pro kontra kan perpecahan, mati-matian di TV."

Perdebatan yang berkepanjangan bukan hanya menghabiskan waktu, tetapi juga menciptakan konflik yang tak berujung. Kalla berharap ada solusi cepat agar isu ini tidak semakin memperkeruh keadaan.

"Dengan berbagai masalah yang muncul terkait tuduhan ijazah palsu Jokowi, semoga ada jalan keluar sehingga masyarakat tidak terus-menerus terpecah oleh isu ini," tutup Kalla.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Jusuf Kalla Melapor Polisi Terkait Tuduhan Hoaks Ijazah Jokowi

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!