BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 13 MARET 2026 • 14:34 WIB

Dukungan Menpora untuk Penanganan Kasus Kekerasan Atlet oleh FPTI

Dukungan Menpora untuk Penanganan Kasus Kekerasan Atlet oleh FPTIDukungan Menpora untuk Penanganan Kasus Kekerasan Atlet oleh FPTI

Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menyatakan dukungannya terhadap upaya Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) dalam membentuk tim pencari fakta untuk menyelidiki dugaan kekerasan terhadap atlet.

Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton

Ia menekankan pentingnya proses objektif dan transparan demi keadilan yang harus diperoleh oleh korban.

Dukungan Menpora terhadap Proses Penyelidikan

Pembentukan tim pencari fakta oleh FPTI mendapat sambutan positif dari Menpora Erick Thohir. "Pembentukan tim pencari fakta merupakan langkah yang tepat dan bukti penanganan serius oleh FPTI untuk memastikan setiap informasi dan fakta bisa dikaji secara mendalam," ucapnya dalam rilis pers.

Erick menegaskan bahwa Kementerian Pemuda dan Olahraga akan terus memantau perkembangan penyelidikan dan siap berkoordinasi untuk memastikan proses berjalan dengan baik.

Dari langkah ini, strategis untuk memastikan kasus kekerasan terhadap atlet ditangani secara serius dan mengutamakan keadilan yang berkelanjutan.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Komitmen FPTI dalam Melindungi Atlet

FPTI menekankan pentingnya perlindungan terhadap atlet yang menjadi korban dugaan kekerasan dan pelecehan seksual. Ketua Umum FPTI Yenny Wahid menegaskan, "Kami memberikan perlindungan maksimal bagi para atlet korban, karenanya identitas mereka juga kami rahasiakan."

Yenny menjelaskan langkah ini diambil untuk menghindari stigma negatif yang bisa dialami korban di masyarakat, demi memberikan ruang aman bagi mereka.

Identitas korban akan tetap terjaga selama proses penyelidikan berlangsung, menunjukkan dukungan FPTI terhadap keselamatan dan kesejahteraan atlet.

Proses Hukum dan Internal di FPTI

Yenny Wahid menyatakan bahwa tim pencari fakta siap memanggil terduga pelaku dalam waktu dekat. "Tim sudah melayangkan surat pemanggilan terhadap terduga pelaku dan juga telah menghubungi melalui WhatsApp," tambahnya.

Para atlet yang menjadi korban juga telah membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian, menandakan adanya dua jalur penanganan: proses internal dan proses hukum.

FPTI berkomitmen menyediakan bantuan hukum bagi korban, memastikan mereka dapat mencapai keadilan yang layak. Yenny menekankan, "Ada dua proses yang berjalan secara beriringan, yaitu proses internal FPTI melalui tim pencari fakta dan proses hukum yang sedang berjalan."

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Dukungan Menpora untuk Penanganan Kasus Kekerasan Atlet oleh FPTI

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!