Dua Spesies Ngengat Baru Dikenali di Indonesia: Penemuan yang Menggugah Kesadaran Biodiversitas
Tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) baru saja mengidentifikasi dua spesies ngengat baru yang menjadi endemik di Indonesia, yakni Glyphodella fojaensis dan Chabulina celebesensis.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Penemuan ini menambah catatan penting dalam keberagaman hayati Indonesia dan menunjukkan potensi biodiversitas yang dimiliki negeri ini.
Dua spesies ngengat yang diidentifikasi adalah Glyphodella fojaensis Sutrisno & Ubaidillah, 2026 dan Chabulina celebesensis Sutrisno & Ubaidillah, 2026. Kedua nama ini diberikan oleh peneliti Hari Sutrisno dan Rosichon Ubaidillah di Pusat Riset Biosistematika dan Evolusi BRIN.
Glyphodella fojaensis menjadi satu-satunya spesies dari genus Glyphodella yang tercatat di Indonesia, sementara Chabulina celebesensis merupakan spesies endemik dari Sulawesi. Temuan ini memperkaya data yang ada tentang biota lokal.
Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus
Rosichon Ubaidillah menjelaskan bahwa kedua spesies ini memiliki karakter morfologi yang sangat khas. "Glyphodella fojaensis memiliki bercak kuning berbentuk bulat di sayap depannya," ungkapnya.
Selain itu, struktur genitalia jantan dari Glyphodella juga memiliki perbedaan signifikan dibandingkan dengan spesies kerabatnya. Di sisi lain, Chabulina celebesensis dapat dikenali dari pola garis di sayap dan bentuk genitalia uniknya.
Dalam proses identifikasi, peneliti menggunakan perangkap cahaya untuk mengumpulkan spesimen yang selanjutnya diperiksa menggunakan mikroskop. Semua spesimen yang dikumpulkan saat ini tersimpan di Museum Zoologicum Bogoriense.
Penemuan kedua spesies ngengat ini tidak hanya menunjukkan beragamnya serangga di Indonesia, khususnya dari famili Crambidae, tetapi juga mempertegas urgensi perlindungan ekosistem hutan di Papua dan Sulawesi untuk kelangsungan hidup spesies endemik.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: