Menlu Iran Sebut AS Terlibat dalam Perang untuk Kepentingan Israel
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menanggapi pernyataan Menlu AS, Marco Rubio, tentang serangan besar-besaran ke Teheran yang dilatarbelakangi oleh dukungan Israel.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Araghchi menegaskan pernyataan Rubio sebagai pengakuan keterlibatan Amerika dalam konflik demi mendukung kepentingan negara Zionis tersebut.
Abbas Araghchi menjelaskan bahwa pernyataan Marco Rubio menggambarkan pengakuan Amerika Serikat telah terlibat dalam perang 'atas nama Israel'.
Dalam pernyataannya yang dipublikasikan di media sosial, Araghchi menyatakan, 'Rubio mengakui apa yang kita semua ketahui: AS telah memasuki perang pilihan atas nama Israel'.
Ia menekankan bahwa konflik yang mengakibatkan korban jiwa di antara warga Amerika dan Iran adalah tanggung jawab 'pendukung Israel'.
Marco Rubio menyebut bahwa serangan terhadap Iran dilakukan setelah menerima informasi mengenai rencana dari sekutu dekat mereka, Israel.
Dia mengungkapkan, 'Kita mengetahui bahwa akan ada aksi Israel, dan kita tahu bahwa hal itu akan memicu serangan terhadap pasukan Amerika'.
Rubio menjelaskan langkah ini diambil untuk menghindari kerugian lebih lanjut di kalangan militer AS.
Laporan dari otoritas Iran menyebutkan bahwa sedikitnya 555 orang tewas akibat serangan yang dilakukan oleh AS dan Israel.
Teheran mengklaim bahwa 560 tentara AS mengalami luka-luka dan tewas akibat serangan balasan mereka.
Namun, pihak AS hanya mengonfirmasi empat tentara mereka yang tewas sebagai dampak dari serangan balasan oleh Iran, menimbulkan perdebatan tentang angka korban yang sebenarnya.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: