Militer AS Klaim Hancurkan Kapal Angkatan Laut Iran di Teluk Oman
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan pada Senin (2/3) bahwa mereka telah merusak 11 kapal Iran yang beroperasi di Teluk Oman.
Baca juga: Google Tanggapi Masalah Keamanan Gmail Terkait Phishing
Pernyataan ini muncul bersamaan dengan operasi militer gabungan antara AS dan Israel yang menewaskan beberapa pejabat tinggi Iran.
CENTCOM mengungkapkan, "Dua hari lalu, rezim Iran memiliki 11 kapal di Teluk Oman. Hari ini, mereka memiliki nol," yang menyiratkan penghancuran total kapal-kapal tersebut.
Tindakan ini juga merupakan bagian dari komitmen CENTCOM untuk melindungi kebebasan pelayaran maritim di tengah gangguan berulang yang dilakukan oleh Iran.
Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025
Hingga kini, Iran belum memberikan konfirmasi mengenai klaim kerugian kapal-kapalnya tersebut.
Sebelum pernyataan CENTCOM, Presiden AS Donald Trump menyebutkan bahwa sembilan hingga sepuluh kapal angkatan laut Iran telah ditenggelamkan, mencatat bahwa markas angkatan laut Iran telah "sebagian besar dihancurkan."
Operasi angkatan laut ini adalah bagian dari tindakan militer skala besar yang dimulai pada Sabtu (28/2), yang mengakibatkan tewasnya sejumlah pejabat tingkat tinggi Iran, termasuk Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran meluncurkan serangan drone dan rudal yang menargetkan negara-negara Teluk tempat aset militer AS berada, menandakan peningkatan ketegangan di kawasan.
Baca juga: Kota-Kota Terbaik di Indonesia untuk Liburan Sendirian
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: