Pintu Kemana Saja Hadirkan 10 Token Baru untuk Investasi Crypto
PT Pintu Kemana Saja (PINTU) kembali mengembangkan pilihan investasi kripto dengan meluncurkan sepuluh token aset baru yang dapat diperdagangkan. Inovasi ini membuka akses lebih luas bagi pengguna untuk berinvestasi dalam berbagai aset global.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Dengan tokenisasi ini, pengguna kini dapat mengakses beragam instrumen investasi, memungkinkan diversifikasi portofolio yang lebih baik. Aplikasi PINTU bertujuan untuk memberikan kemudahan dan peluang baru di pasar investasi.
Tokenisasi adalah proses yang mengubah hak kepemilikan suatu aset menjadi format token yang tersimpan di jaringan blockchain. Beberapa contoh aset yang dapat ditokenisasi termasuk mata uang, saham, obligasi, komoditas, dan properti.
Kepala Pemasaran Produk PINTU, Iskandar Mohammad, mengungkapkan bahwa sepuluh token baru yang diluncurkan mencakup Mastercard (MAX), JPMorgan Chase (JPMX), dan Chevron (CVXX). “Pada periode Februari hingga Maret 2026, kami telah melisting 10 aset crypto,” jelasnya.
Melalui penambahan ini, investor tidak hanya berinvestasi dalam kripto tetapi juga dapat memasuki pasar saham dan Exchange Traded Fund (ETF) dalam bentuk token. Hal ini tentunya akan meningkatkan diversifikasi portofolio investasi pengguna.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Pasar tokenisasi Real World Asset (RWA) menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, dengan nilai total mencapai US$25,03 miliar, setara dengan Rp423 triliun. Data ini dirangkum oleh platform rwa.xyz.
Dalam sebuah konferensi di Hong Kong, para pemimpin industri membahas dinamika pertumbuhan pasar ini yang didorong oleh keterlibatan institusi besar. Penggunaan teknologi blockchain dinilai dapat meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam setiap transaksi.
Sejumlah ahli mengemukakan bahwa semua transaksi yang dilaksanakan dapat tercatat dan diverifikasi secara publik, sehingga memberi jaminan lebih kepada investor.
Dengan penambahan puluhan tokenisasi aset, pengguna PINTU kini memiliki lebih dari 300 aset crypto untuk dipilih dalam investasi. Iskandar menegaskan, “Ke depan, kami akan terus menghadirkan beragam pilihan aset crypto yang relevan.”
Visi ini ditujukan untuk mendorong pengguna melakukan diversifikasi portofolio dengan lebih optimal. Dengan akses mudah ke berbagai peluang investasi, PINTU berusaha untuk menjadi platform terkemuka dalam industri investasi crypto.
Dengan inisiatif ini, PINTU berharap mampu mendorong lebih banyak masyarakat untuk berinvestasi dalam kripto secara sehat dan berkelanjutan.
Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: