Yoo Jae-hoon Bergabung dengan Persijap Jepara untuk Perkuat Lini Penjaga Gawang
Persijap Jepara resmi menunjuk Yoo Jae-hoon sebagai pelatih kiper baru mereka. Mantan pelatih kiper Timnas Indonesia ini diharapkan bisa meningkatkan kemampuan penjaga gawang klub yang saat ini terjebak di zona kritis Liga Indonesia.
Kehadiran Yoo diumumkan melalui akun Instagram klub pada Kamis, 26 Februari 2026, dengan harapan dapat membantu tim memperbaiki posisi mereka di klasemen dan mengurangi jumlah gol kebobolan.
Yoo Jae-hoon sebelumnya menjabat sebagai pelatih kiper Timnas Indonesia dalam periode kepelatihan Shin Tae-yong dari 2021 hingga 2025. Setelah pemecatan Shin, Yoo juga termasuk dalam jajaran staf yang dilepas oleh PSSI.
Selama masa jabatannya, Yoo terlibat langsung dalam persiapan tim menuju berbagai kejuaraan internasional, berusaha memastikan bahwa kiper-kiper Indonesia siap menghadapi berbagai tantangan di level global. Pengalaman yang dimilikinya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi performa Persijap Jepara.
Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan
Persijap Jepara saat ini menghadapi masalah serius di lini pertahanan, tercatat telah kebobolan 39 gol. Keterpurukan ini menunjukkan bahwa mereka sangat membutuhkan perbaikan signifikan, khususnya di posisi penjaga gawang.
Yoo Jae-hoon mengungkapkan, 'Saya sangat bahagia bisa bergabung dengan Persijap. Ini merupakan tantangan baru bagi saya dan saya siap memberikan yang terbaik untuk tim ini.' Komitmen ini jelas menunjukkan niatnya untuk membawa klub meraih hasil lebih baik.
Saat ini, Persijap Jepara memiliki empat kiper dalam skuad, di mana Sendri Johansah berperan sebagai kiper utama. Selain Johansah, terdapat juga Raufa Aghastya, Sheva Sanggasi, dan Muhammad Ardiansyah yang dipinjam dari PSM Makassar.
Dengan pelatihan dan pengembangan yang akan diberikan oleh Yoo, diharapkan kualitas setiap kiper dapat meningkat, sehingga klub dapat mengurangi jumlah kebobolan di sisa musim ini.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: