BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 25 FEBRUARI 2026 • 13:58 WIB

Zulkifli Hasan Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Pengelolaan Sampah

Zulkifli Hasan Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Pengelolaan SampahZulkifli Hasan Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Pengelolaan Sampah

Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyoroti pentingnya pengelolaan sampah yang efektif di sektor privat, termasuk restoran dan perkantoran. Dalam acara Rakornas Pengelolaan Sampah Tahun 2026, ia memperingatkan bahwa masalah sampah telah mencapai tahap darurat.

Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri

Zulkifli menyarankan agar setiap unit usaha dapat menangani pengelolaan sampah di lokasi mereka sendiri, tanpa harus membuangnya ke tempat pembuangan akhir. Ia berharap akan adanya dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat untuk merealisasikan hal ini.

Pentingnya Penyelesaian Sampah di Sumbernya

Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah seharusnya dimulai dari sumbernya, seperti restoran dan perkantoran. "Kantor, perkantoran, harus bisa selesai di perkantoran itu dengan alat seperti apa yang diperlukan," ujarnya.

Ia menekankan bahwa setiap sektor harus mampu mengatasi masalah sampah secara mandiri dan tidak hanya mengandalkan pembuangan ke tempat pembuangan akhir (TPA). "Restoran-restoran sampah harus selesai di situ, tidak diangkut dibawa ke TPA untuk open dumping lagi," lanjutnya.

Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan bahwa tanggung jawab pengelolaan sampah bukan hanya berada di tangan pemerintah, melainkan juga masyarakat. Diperlukan upaya pemilahan sampah yang lebih baik, terutama pemisahan antara sampah organik dan non-organik.

Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar

Dukungan Riset dan Inovasi Teknologi

Zulkifli juga menekankan pentingnya memperlakukan sampah sebagai sumber energi baru. Ia meminta agar Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dan Kementerian Pendidikan Tinggi aktif dalam melakukan riset untuk pemanfaatan sampah yang berkelanjutan.

"Perlu dukungan riset dari BRIN dan inovasi teknologi untuk mengatasi kedaruratan sampah. PSEL (pengelolaan sampah menjadi energi listrik) yang sudah mulai jalan tapi hanya efektif untuk kota-kota besar," jelasnya.

Ia berharap agar inovasi dalam pengelolaan sampah tidak hanya terfokus pada pemerintah pusat, tetapi juga melibatkan pemerintah daerah untuk mendorong perubahan yang signifikan.

Komitmen Pemerintah Daerah dalam Pengelolaan Sampah

Zulkifli menekankan perlunya semangat dan komitmen yang tinggi dari pemerintah daerah dalam menjalankan program pengelolaan sampah. Regulasi yang tepat serta sarana prasarana yang memadai sangat diperlukan.

"Pemerintah Daerah tentu harus memiliki semangat dan komitmen yang kuat untuk melakukan transformasi pengelolaan sampah melalui pembuatan regulasi, penyediaan sarana prasarana, edukasi, pendanaan, dan penegakan hukum," tuturnya.

Ia mencatat bahwa keterlibatan antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta merupakan kunci untuk mengatasi masalah pengelolaan sampah di Indonesia secara efektif.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Zulkifli Hasan Tekankan Tanggung Jawab Bersama dalam Pengelolaan Sampah

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!