BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 20 FEBRUARI 2026 • 16:12 WIB

Perjanjian Strategis untuk Hubungan Bilateral Indonesia dan Amerika Serikat

Perjanjian Strategis untuk Hubungan Bilateral Indonesia dan Amerika SerikatPerjanjian Strategis untuk Hubungan Bilateral Indonesia dan Amerika Serikat

Presiden Prabowo Subianto telah resmi menandatangani perjanjian dagang dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Kesepakatan ini memberikan peluang baru untuk memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa kedekatan personal antara pemimpin negara sangat krusial dalam mencapai hasil yang saling menguntungkan. Pernyataan ini disampaikan melalui unggahan resmi di media sosial.

Detail Perjanjian Dagang

Perjanjian dagang ini menetapkan tarif perdagangan sebesar 19% untuk ekspor Indonesia ke Amerika Serikat. Kesepakatan ini menjadi tonggak baru dalam hubungan dagang kedua negara.

Teddy Indra Wijaya menekankan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah signifikan dalam memperkuat posisi diplomasi ekonomi Indonesia di ranah internasional.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Pentingnya Kedekatan Personal dalam Diplomasi

Teddy juga menjelaskan bahwa hubungan interpersonal antar pemimpin sangat berpengaruh dalam proses negosiasi. 'Dalam perundingan antarnegara, kedekatan personal diperlukan untuk memperoleh kesepakatan bersama yang saling menguntungkan kedua belah pihak,' tegasnya.

Hal ini menyoroti peran aspek hubungan personal dalam mencapai tujuan diplomatik dan ekonomi yang lebih luas.

Proses Negosiasi yang Panjang

Kesepakatan ini tidak muncul secara tiba-tiba, tetapi melalui serangkaian pembicaraan tertutup untuk memaksimalkan manfaat bagi rakyat Indonesia. Teddy menyatakan bahwa pemerintah memastikan setiap langkah yang diambil memberikan keuntungan signifikan.

Dalam acara penandatanganan tersebut, lebih dari 15 kepala negara hadir, tetapi hanya Indonesia yang berhasil menjalin kesepakatan langsung pada hari itu.

Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Perjanjian Strategis untuk Hubungan Bilateral Indonesia dan Amerika Serikat

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!