Prabowo Targetkan Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Kesalahan
Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya keberhasilan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan harapan mencapai nol kesalahan dalam pelaksanaannya.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Hal ini disampaikannya dalam pidato pada acara Indonesia Economic Outlook 2026 yang berlangsung di Wisma Danantara, Jakarta.
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan, "Kita ingin zero error, itu harus kita capai," yang menunjukkan tekadnya untuk kesuksesan program.
Ia menjelaskan bahwa program MBG telah menjangkau 60.200.000 penerima manfaat selama lebih dari satu tahun, meskipun mencatatkan 28.000 penerima mengalami gangguan.
Dengan persentase 0,00006 persen dari total penerima manfaat, Prabowo menyatakan bahwa ini menggambarkan usaha pemerintah yang sukses.
Ia menyatakan, "Berarti kalau in reality, ini harus dikatakan suatu usaha yang berhasil," yang mencerminkan optimisme terhadap pencapaian yang telah diraih.
Presiden Prabowo mengungkapkan bahwa jumlah penerima manfaat MBG di Indonesia setara dengan jumlah penduduk Afrika Selatan, sehingga merupakan prestasi yang signifikan.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Ia menekankan, "Saya kira di dunia ini, ini adalah satu prestasi yang membanggakan dari segi manajemen, dari segi logistik, dari segi pengendalian," yang menunjukkan pentingnya efisiensi dalam pelaksanaan program.
Prabowo percaya bahwa pencapaian ini harus diakui sebagai prestasi nasional, terutama dalam konteks pengelolaan program sosial.
Ia mengingatkan bahwa keberhasilan dalam pelaksanaan program ini sangat berpengaruh pada citra pemerintah di mata masyarakat.
Prabowo melihat bahwa program MBG berpotensi untuk mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga, khususnya di desa-desa yang terpinggirkan secara ekonomi.
Ia berargumen, "Dari sinilah dari lapisan paling bawah, Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis," menandakan harapan untuk dampak positif jangka panjang dari program ini.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: