Sengketa Warisan Karl Lagerfeld: Kucing Kesayangan Mendapat Jatah Besar
Dunia mode kembali dikejutkan dengan sengketa warisan mendiang Karl Lagerfeld yang meninggal pada Februari 2019. Gugatan terhadap surat wasiatnya kini menjadi sorotan, terutama terkait pembagian kekayaan senilai €200 juta (sekitar Rp3,9 triliun).
Baca juga: Direktur Lokataru Foundation Ditangkap Terkait Dugaan Penghasutan
Perdebatan ini tidak hanya melibatkan ahli warisnya, tetapi juga kucing kesayangannya, Choupette, yang ternyata mendapat bagian yang signifikan. Hal ini menimbulkan banyak pertanyaan mengenai keadilan dan nilai cinta hewan dalam pembagian harta.
Setelah enam tahun berlalu pasca kepergian Lagerfeld, protes tentang surat wasiatnya muncul kembali. Surat wasiat yang ditandatangani pada April 2016 diketahui telah menghapus peluang bagi keponakan-keponakan Lagerfeld untuk mewarisi harta berharga yang telah dikumpulkannya selama karir.
Dari laporan The Times, sebagian besar harta warisan telah dialokasikan untuk asisten lama Lagerfeld, Sébastien Jondeau, serta anak baptisnya, Hudson Kroenig, dan dua model ternama, Brad Kroenig dan Baptiste Giabiconi. Situasi ini membuat banyak pihak merasa kecewa dan mempertanyakan keputusan tersebut.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Choupette, kucing kesayangan Lagerfeld, berada di bawah perawatan Françoise Caçote, mantan pengurus rumah tangganya. Kehidupan glamor Choupette sangat mencolok, dengan fasilitas yang luar biasa, termasuk rumah dengan taman dan pengawalan.
Bukan hanya itu, kucing ini juga mempunyai dana lebih dari US$1,5 juta. Dengan gaya hidup yang mewah, Choupette dikenal sering terbang menggunakan jet pribadi dan menikmati makanan yang disajikan dalam empat hidangan berbeda setiap hari.
Karl Lagerfeld terkenal dengan hubungan yang tidak dekat dengan keluarganya, termasuk kedua saudarinya. Dia bahkan tidak bertemu saudara perempuannya selama 40 tahun dan mengungkap bahwa anak-anaknya tidak pernah mengiriminya ucapan selamat Natal.
Menyikapi situasi ini, salah satu ahli waris yang masih hidup, Roger Johnson, menyatakan skeptisisme mengenai kemungkinan mereka mewarisi kekayaan tersebut, 'Uang tidak berarti apa-apa bagi saya. Saya hanya orang biasa.'
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: