Angin Kencang Landa Stadion Pakansari, Satu Korban Terluka
Hujan lebat disertai angin kencang menerjang Stadion Pakansari di Cibinong, Bogor, Jawa Barat, pada Kamis siang, 12 Februari 2026. Insiden ini mengakibatkan kerusakan parah pada atap stadion dan pohon-pohon di sekitarnya.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Satu orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat terhempas material saat kejadian tersebut. Kerusakan yang ditimbulkan cukup signifikan, menarik perhatian banyak pihak.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor, melalui Kalaknya Ade Hasrat, menyatakan kerusakan akibat angin kencang sangat signifikan. "Kerusakan yang ditimbulkan dari angin kencang tersebut cukup banyak, dimulai dari hampir sebagian besar pepohonan yang berada di sekitaran Pakansari yang tumbang," jelasnya.
Atap stadion mengalami kerusakan parah, khususnya pada bagian utara. "Terjadi ada atapnya yang rusak cukup parah di sisi sebelah utara," tambah Ade.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Sejumlah video yang beredar di media sosial menangkap detik-detik kejadian saat angin kencang menerjang area tersebut. Dalam rekaman, tampak kabut akibat hujan lebat serta terjangan angin yang kuat.
Video lainnya menunjukkan kerusakan lebih lanjut, termasuk sebuah truk yang terhempas, sepeda motor yang roboh, serta material atap gedung yang beterbangan. Selain itu, warung tenda juga roboh, menyebabkan barang dagangan berserakan di tanah.
Setelah insiden tersebut, tim petugas gabungan segera dikerahkan untuk menangani situasi. Ade melaporkan bahwa fokus utama mereka adalah evakuasi pohon yang tumbang dan menghalangi jalan access kendaraan di sekitar stadion.
Laporan mengenai korban juga diterima, di mana satu orang mengalami luka akibat material yang dibawa oleh angin. "Kemudian juga ada korban luka satu orang di sekitar laga tangkas... Alhamdulillah sudah bisa ditangani," ungkapnya.
Korban yang dilaporkan adalah seorang pedagang dengan luka ringan di bagian lengan akibat tenda yang rubuh atau material lain yang terhempas oleh angin.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: