BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 11 FEBRUARI 2026 • 14:49 WIB

Investigasi Kebakaran Pabrik Pestisida di Setu: Dampak Lingkungan dan Upaya Penyelidikan

Investigasi Kebakaran Pabrik Pestisida di Setu: Dampak Lingkungan dan Upaya PenyelidikanInvestigasi Kebakaran Pabrik Pestisida di Setu: Dampak Lingkungan dan Upaya Penyelidikan

Polres Tangerang Selatan kini tengah mendalami kebakaran yang melanda pabrik pestisida di kawasan Setu, yang berpotensi menyebabkan pencemaran serius di Sungai Cisadane.

Baca juga: Kritik Penangkapan Direktur Lokataru Foundation: Tindakan Sewenang-wenang atau Perlindungan Kebebasan Berpendapat?

Peristiwa yang berlangsung pada Senin (9/2) ini dilaporkan mengakibatkan kematian banyak ikan, diduga akibat bahan kimia dari pabrik yang terbakar.

Pengumpulan Bukti dan Saksi

Polres Tangerang Selatan telah menerbitkan laporan polisi bentuk A sebagai langkah awal untuk meneliti adanya tindak pidana yang menyangkut kebakaran.

AKP Wira Graha Setiawan, Kasatreskrim Polres Tangsel, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah memeriksa lima orang saksi, termasuk manajer, karyawan, dan petugas keamanan pabrik.

Pemeriksaan saksi-saksi ini bertujuan agar pihak kepolisian bisa mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai bagaimana kebakaran tersebut dapat terjadi.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti dari kebakaran dan kemungkinan adanya unsur pidana di balik insiden ini.

Salah satu dugaan yang mencuat adalah bahwa salah satu gudang di pabrik tersebut bisa jadi menjadi sumber api yang memicu kebakaran.

Polres Tangsel berkomitmen untuk menindaklanjuti semua temuan yang relevan dan mencari bukti yang kuat guna kepentingan penyelidikan.

Koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup

Sebagai bagian dari proses penyelidikan, kepolisian telah melakukan koordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangsel terkait penelitian sampel bahan kimia dari pabrik.

AKP Wira menjelaskan, 'Tindakan yang telah kita lakukan juga berkoordinasi dengan DLHK Kota Tangsel untuk mengambil sampel yang rencana kita akan lakukan pemeriksaan di Puslabfor Polri.'

Kebakaran yang berlangsung selama tujuh jam tidak hanya menimbulkan kerugian material tetapi juga dapat berimplikasi serius terhadap kesehatan ekosistem sungai.

Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Investigasi Kebakaran Pabrik Pestisida di Setu: Dampak Lingkungan dan Upaya Penyelidikan

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!