Indonesia Resmi Bergabung dengan Dewan Perdamaian Tanpa Kewajiban Iuran
Indonesia telah bergabung secara resmi dengan Dewan Perdamaian yang dibentuk oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pemerintah menginformasikan bahwa iuran anggota yang mencapai USD 1 miliar tidak bersifat wajib untuk dibayarkan.
Baca juga: Kasus Oknum Brimob Melindas Pengemudi Ojek Online, Jalur Pidana Terancam
Kehadiran Indonesia dalam Dewan ini diharapkan dapat memperkuat upaya penghentian kekerasan dan meningkatkan akses bantuan kemanusiaan bagi warga Palestina di Gaza. Penandatanganan Piagam Dewan Perdamaian oleh Presiden Prabowo Subianto berlangsung pada 22 Januari di Davos, Swiss.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A Mulachela, menjelaskan bahwa keanggotaan ini memiliki tujuan untuk menghentikan kekerasan dan melindungi warga sipil. Indonesia berharap dengan bergabung, akses bantuan kemanusiaan di Gaza dapat diperluas.
Vahd menekankan bahwa Dewan Perdamaian berperan sebagai mekanisme sementara yang penting dalam menjaga perlindungan warga sipil. Upaya ini diyakini mampu membantu menghentikan kekerasan yang selama ini terjadi di kawasan tersebut.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Menteri Luar Negeri, Sugiono, mengungkapkan bahwa iuran yang diputuskan untuk Dewan Perdamaian dapat digunakan untuk kegiatan rekonstruksi di Gaza. Partisipasi Indonesia dalam iuran ini bukan hanya soal biaya keanggotaan, tetapi juga sebagai kontribusi untuk membantu situasi di Palestina.
Sugiono menekankan pentingnya partisipasi semua anggota dalam mendanai rekonstruksi. Dengan terlibat dalam dana ini, Indonesia memiliki peluang untuk mendapat keuntungan sebagai anggota tetap Dewan Perdamaian.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menyatakan bahwa keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian bersifat tidak tetap. Indonesia memiliki hak untuk menarik diri dari keanggotaan ini jika merasa perlu.
Meski ada opsi untuk menyetor iuran, Teddy menegaskan bahwa tidak ada paksaan untuk melakukannya. Saat ini, Indonesia masih belum melakukan pembayaran iuran dan berharap langkah ini dapat membangun peran dan suara aktif dalam upaya perdamaian di Palestina.
Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: