Perpindahan Pangeran Andrew ke Estate Kerajaan di Tengah Sorotan Media
Pangeran Andrew Mountbatten-Windsor telah secara resmi pindah dari kediamannya di kastil Windsor menuju estate kerajaan di Inggris timur. Keputusan ini diambil bersamaan dengan meningkatnya perhatian publik terkait keterkaitannya dalam kasus Jeffrey Epstein.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Langkah ini muncul setelah terungkapnya dokumen sensitif yang terkait dengan Andrew, yang memicu reaksi dari berbagai kalangan, termasuk politisi Inggris.
Pangeran Andrew, yang pernah menjadi anggota keluarga kerajaan Inggris, kini meninggalkan Royal Lodge di Windsor. Ia tinggal di sana selama hampir dua dekade bersama mantan istrinya, Sarah Ferguson, dan kini memutuskan untuk pindah di tengah sorotan media yang terus meningkat.
Berdasarkan laporan AFP yang mengutip BBC, keputusan tersebut diambil setelah ada tekanan dari media dan masyarakat. Saat ini, Andrew tinggal sementara di estate Sandringham yang terletak di Norfolk, sementara kediaman permanennya di Marsh Farm sedang dalam proses renovasi.
Pindahnya Andrew ini menandakan perubahan besar dalam hidupnya, yang selama ini banyak disorot karena skandal hukum yang melibatkan namanya.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Keputusan pindahnya Pangeran Andrew terjadi setelah publikasi dokumen oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) yang mengungkap detail baru tentang hubungan Andrew dengan Epstein. Dokumen tersebut mencakup foto Pangeran Andrew berlutut di samping seorang wanita yang berbaring di lantai.
Informasi ini telah meningkatkan tekanan terhadap Andrew. Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, bahkan menyatakan bahwa Andrew seharusnya bersaksi di depan Kongres AS tentang kejahatan Epstein.
Situasi ini membuat publik bertanya-tanya mengenai keterlibatan Andrew dalam isu ini dan apa yang sebenarnya diketahui olehnya.
Pangeran Andrew telah membantah secara tegas semua tuduhan yang diarahkan kepadanya. Meskipun demikian, pada tahun 2022, ia setuju untuk membayar sejumlah uang kepada Virginia Giuffre, salah satu korban Epstein, tanpa mengakui kesalahan.
Giuffre dilaporkan meninggal dunia akibat bunuh diri tahun lalu, yang semakin menambah kompleksitas situasi yang dihadapi Andrew. Ini juga menciptakan keraguan terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Sedangkan Jeffrey Epstein sendiri meninggal dunia di penjara pada tahun yang sama saat menunggu persidangan atas tuduhan kejahatan seksual terhadap anak di bawah umur, meninggalkan banyak pertanyaan mengenai hubungan antara tokoh-tokoh berpengaruh dalam kasus tersebut.
Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: