BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 04 FEBRUARI 2026 • 14:03 WIB

Transformasi Geografis: Munculnya dan Hilangnya Wilayah dalam Pemetaan Modern

Transformasi Geografis: Munculnya dan Hilangnya Wilayah dalam Pemetaan ModernTransformasi Geografis: Munculnya dan Hilangnya Wilayah dalam Pemetaan Modern

Dalam beberapa dekade terakhir, perubahan geografi signifikan telah terjadi di seluruh dunia yang berdampak pada peta yang kita kenal. Hal ini mencakup kemunculan wilayah baru serta hilangnya area yang pernah terdaftar dalam peta lama.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Menjadi Warga Negara Indonesia

Perubahan ini mencerminkan dinamika sosial, politik, dan lingkungan yang memengaruhi cara kita memetakan dunia. Artikel ini membahas perbandingan antara peta lama dan modern serta wilayah yang mengalami transformasi tersebut.

Sejarah Peta Lama

Peta lama adalah representasi geografis yang disusun berdasarkan pengetahuan dan teknologi pada masanya. Mayoritas peta ini menampilkan wilayah sesuai dengan pedoman navigasi dan keputusan dari kekuatan politik yang dominan.

Peta ikonik seperti Peta Piri Reis dari abad ke-16 menunjukkan wilayah yang mungkin kini hilang dari pemahaman modern. Contoh yang sering disebut adalah Pulau Atlantis, yang menjadi fokus dalam berbagai peta kuno tetapi tidak lagi muncul dalam peta saat ini.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Perkembangan Peta Modern

Seiring kemajuan teknologi, peta modern kini memanfaatkan pendekatan berbasis data yang lebih akurat dan detail. Pemetaan menggunakan citra satelit dan Sistem Informasi Geografis (SIG) memungkinkan penemuan wilayah baru dengan ketepatan yang lebih tinggi.

Namun, perjalanan sejarah dan perubahan lingkungan seringkali membuat batas wilayah yang telah ditentukan hilang. Perubahan iklim misalnya, telah sangat mempengaruhi peta pantai di seluruh dunia termasuk wilayah Indonesia.

Wilayah yang Hilang dan Muncul

Secara global, sejumlah pulau kecil dan daerah pesisir yang sebelumnya terdaftar dalam peta tradisional kini tidak lagi ada. Misalnya, Pulau Binkley di Kanada yang telah hilang akibat meningkatnya permukaan laut.

Di sisi lain, muncul wilayah baru seperti Pulau Boniacs di lautan Pasifik yang kini diakui dalam peta modern. Ini menggambarkan bagaimana terbentuknya pulau vulkanik baru akibat aktivitas geologis dapat menambah wilayah yang ada dalam peta.

Baca juga: Aliansi BEM SI Siapkan Aksi Unjuk Rasa Besar pada 2 September 2025

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Transformasi Geografis: Munculnya dan Hilangnya Wilayah dalam Pemetaan Modern

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!