BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Selasa, 03 FEBRUARI 2026 • 16:36 WIB

Kepergian Meriyati Hoegeng, Istri Jenderal Hoegeng yang Berusia 100 Tahun

Kepergian Meriyati Hoegeng, Istri Jenderal Hoegeng yang Berusia 100 TahunKepergian Meriyati Hoegeng, Istri Jenderal Hoegeng yang Berusia 100 Tahun

Keluarga besar Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso tengah berduka atas meninggalnya Meriyati Hoegeng pada Selasa, 3 Februari 2026. Almarhumah yang berusia 100 tahun ini menghembuskan napas terakhirnya di rumah duka di Depok, Jawa Barat.

Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online

Berita duka tersebut telah dikonfirmasi oleh mantan Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana, yang mengatakan, "Ya benar" perihal kabar meninggalnya Meriyati.

Detail Kematian Meriyati Hoegeng

Kabar tentang meninggalnya Meriyati Hoegeng menyebar melalui pesan duka yang mengonfirmasi bahwa ia telah meninggal pada pukul 13.24 WIB. Dalam pesan tersebut, dinyatakan, "Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Telah meninggal dunia almarhumah Ibu Meryati Hoegeng pada hari Selasa, 3 Februari 2026, pukul 13.24 WIB karena sakit."

Keluarga dan masyarakat telah berkerumun di rumah duka yang terletak di Pesona Khayangan Estate, Depok, untuk memberikan penghormatan terakhir. Berita duka ini tidak hanya mengundang perhatian keluarga dekat, tetapi juga banyak orang yang mengenalnya selama ini.

Meriyati Hoegeng, yang dikenal sebagai sosok yang kuat dan penuh kasih, meninggalkan jejak yang mendalam dalam komunitas sekitar. Dengan umur yang mencapai 100 tahun, perjalanan hidupnya dianggap langka dan penuh makna.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Konteks Kehidupan Meriyati Hoegeng

Meriyati Hoegeng merupakan istri dari Jenderal Hoegeng Iman Santoso, yang menjabat sebagai Kapolri dari tahun 1968 hingga 1971. Dalam menjalani kehidupan sehari-hari, Meriyati selalu mendampingi suaminya dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, menjadikannya figur penting dalam sejarah Polri.

Kepribadiannya yang ramah dan perhatian membuatnya dihormati oleh banyak orang, termasuk rekan-rekan suaminya. Kombinasi dari dukungan dan peran aktifnya dalam masyarakat membuat kehadirannya terus dikenang.

Sebagai seorang ibu, Meriyati juga dikenal dekat dengan anak-anaknya, mendidik mereka dengan penuh kasih sayang. Keluarga menjadi hal yang sangat berarti selama hidupnya, mencerminkan nilai-nilai tradisional yang dijunjung tinggi.

Ucapan Belasungkawa

Setelah berita tentang meninggalnya Meriyati beredar, ucapan belasungkawa terus berdatangan dari berbagai kalangan. Salah satu pesan duka yang menarik perhatian adalah, "Semoga almarhumah diampuni segala khilaf dan salahnya, diterima seluruh amal ibadahnya."

Ucapan belasungkawa ini mencerminkan betapa besar pengaruh Meriyati Hoegeng terhadap orang-orang yang mengenalnya. Rasa kehilangan dan kedukaan dirasakan oleh banyak orang, sebuah tanda bagaimana Meriyati menyentuh hidup mereka.

Pihak keluarga juga mengajak masyarakat untuk mengenang almarhumah dengan cara yang positif, menggambarkan Warisan dan nilai-nilai yang telah ditinggalkannya selama ini.

Baca juga: Pihak Kampus dan Polda Jabar Bantah TNI-Polri Masuk Kampus Saat Kericuhan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kepergian Meriyati Hoegeng, Istri Jenderal Hoegeng yang Berusia 100 Tahun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!