Indonesia Sabet Empat Gelar di Thailand Masters 2026
Wakil Indonesia berhasil meraih empat gelar di turnamen Thailand Masters 2026 yang berlangsung di Nimibutr Stadium pada Minggu, 1 Februari 2026.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Atlet-atlet Indonesia menunjukkan performa luar biasa, mendominasi berbagai sektor dalam ajang bergengsi ini.
Pertandingan ganda putri membuka final dengan pasangan Indonesia, Amallia Cahaya Pratiwi dan Siti Fadia Silva Ramadhanti, berhadapan dengan pasangan dari China, Bao Li Jing dan Li Yi Jing.
Meskipun Amallia dan Fadia, yang merupakan unggulan kedelapan, kalah di gim pertama 15-21, mereka berhasil bangkit di gim kedua dan meraih kemenangan dengan skor 21-15.
Ketegangan terjadi di gim ketiga ketika kedua pasangan saling beradu strategi, namun Amallia dan Fadia akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor tipis 21-18 dan mengamankan podium juara.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Di sektor ganda putra, pasangan Leo Rolly Carnando dan Bagas Maulana tampil sangat mengesankan sebagai unggulan pertama turnamen.
Mereka bertemu pasangan junior, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin, dan menunjukkan dominasi dengan menyerang lawan secara efektif, meraih kemenangan dengan dua gim langsung 21-10 dan 21-17 dalam waktu hanya 35 menit.
Kemenangan ini semakin mengukuhkan posisi Indonesia sebagai kekuatan utama di cabang ganda putra, dengan pencapaian yang meningkat selama beberapa tahun.
Di sektor tunggal putri, situasi mengejutkan terjadi saat Goh Jin Wei dari Malaysia terpaksa mundur akibat cedera saat berhadapan dengan Devika Sihag dari India.
Dengan hasil tersebut, Devika langsung diakui sebagai juara setelah mencetak skor 21-8 dan 6-3 [retired].
Sementara itu, Moh. Zaki Ubaidillah di sektor tunggal putra berhasil menunjukkan performa luar biasa dengan mengalahkan Panitchaphon Teeraratsakul dari Thailand dalam laga yang berlangsung selama 1 jam 18 menit dengan skor ketat 21-19, 20-22, dan 21-19.
Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: