Roy Keane Menyampaikan Keraguan terhadap Michael Carrick sebagai Manajer MU
Roy Keane, mantan kapten Manchester United, melontarkan keraguan mengenai kompetensi Michael Carrick sebagai manajer untuk membawa klub meraih kesuksesan di liga.
Baca juga: Penangkapan Direktur Eksekutif Lokataru Foundation di Tengah Demo Pelajar
Carrick yang saat ini menjabat sebagai manajer interim, telah memulai debutnya dengan hasil positif, namun Keane merasa pengalaman Carrick masih kurang.
Michael Carrick diangkat sebagai manajer interim Manchester United setelah pemecatan Ruben Amorim. Meskipun telah meraih beberapa kemenangan penting, perjalanan karier kepelatihannya masih terbilang singkat.
Sebelumnya, Carrick menjabat sebagai caretaker pada tahun 2021 dan menukangi Middlesbrough dari tahun 2022 hingga 2025. Pengalaman ini, menurut Keane, belum cukup untuk mengelola tim sebesar Manchester United.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dalam wawancara di siniar Stick To Football, Keane menyatakan, 'Menjadi caretaker itu berbeda dari jadi manajer MU yang mencoba untuk juara liga dalam dua atau lima tahun ke depan.' Ia percaya kemampuan Carrick masih diragukan.
Keane juga menggarisbawahi pentingnya pengalaman dalam mencapai kesuksesan di liga, merujuk pada Arsenal sebagai contoh tim yang memiliki pengalaman memadai.
Keane juga menambahkan, 'Saya kira dia tidak punya cukup pengetahuan sepakbola. Saya tidak bilang Michael Carrick tidak bisa jadi manajer top, tapi pemilihan waktu untuk dirinya jadi manajer Manchester United di musim panas? Saya tidak yakin.'
Walaupun skeptis, Keane tetap terbuka terhadap kemungkinan bahwa Carrick dapat membuktikan sebaliknya dan mengantarkan Manchester United menuju kesuksesan yang lebih besar.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: