BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 29 JANUARI 2026 • 11:17 WIB

Duka Mendalam TNI AL atas Gugurnya 23 Prajurit Marinir di Cisarua

Duka Mendalam TNI AL atas Gugurnya 23 Prajurit Marinir di CisaruaDuka Mendalam TNI AL atas Gugurnya 23 Prajurit Marinir di Cisarua

TNI Angkatan Laut menyatakan kabar duka mendalam akibat gugurnya 23 Prajurit Jalasena dalam insiden longsor di Cisarua, Bandung Barat.

Baca juga: Kunjungan Singkat Prabowo Subianto ke China dalam Perayaan 80 Tahun Kemenangan Perang

Peristiwa tragis ini terjadi saat pelaksanaan latihan yang terpaksa terhenti akibat cuaca ekstrem dengan hujan deras.

Detail Kejadian dan Upaya Evakuasi

Bencana longsor di Cisarua terjadi pada Sabtu (24/01) saat latihan prajurit sedang berlangsung. Kepala Staf Angkatan Laut, Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali, menjelaskan bahwa tim SAR gabungan segera diterjunkan untuk mencari para korban.

Hingga Rabu (28/01), tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi lima jenazah prajurit, sementara 18 prajurit lainnya masih dalam pencarian. 'Hingga hari ini, tim SAR gabungan dan para prajurit TNI AL yang berada di lokasi telah berhasil mengevakuasi 5 jenazah prajurit,' jelas Kadispenal, Laksamana Pertama Tunggul.

Kelima prajurit yang berhasil dievakuasi antara lain Serda Marinir Sidiq Hariyanto dan Praka Marinir Muhammad Koriq, dan jenazah mereka telah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan secara militer.

Baca juga: Gubernur DKI Jakarta Cabut Instruksi WFH untuk ASN, Sarankan Gunakan Transportasi Umum

Dukungan dan Sumber Daya yang Diterjunkan

Sebanyak 200 personel Marinir diturunkan TNI AL untuk membangun koordinasi dengan lembaga terkait demi mempercepat evakuasi. Proses pencarian ditunjang oleh alat modern, seperti drone dan sensor thermal.

Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali menegaskan pentingnya dedikasi para prajurit dalam menjalankan tugas. 'Dedikasi dan loyalitas ke-23 prajurit yang gugur dalam latihan ini merupakan wujud nyata pengorbanan tertinggi,' tegasnya.

Penggunaan alat berat dan tim profesional diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi yang sangat dibutuhkan dalam situasi darurat seperti ini.

Komitmen TNI AL kepada Keluarga Korban

TNI AL berkomitmen untuk memenuhi semua hak para prajurit yang gugur serta keluarga mereka. 'TNI AL menjamin seluruh hak para prajurit yang gugur dan keluarga akan dipenuhi sepenuhnya,' demikian pernyataan resmi yang dikeluarkan.

Komitmen ini mencakup santunan, beasiswa untuk anak-anak korban hingga pendidikan tinggi, serta kesempatan untuk bergabung sebagai prajurit TNI/TNI AL.

TNI AL juga sejalan dengan menyediakan pendampingan psikologis bagi keluarga yang ditinggalkan, menunjukkan tanggung jawab institusi dalam memberikan dukungan yang diperlukan.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Duka Mendalam TNI AL atas Gugurnya 23 Prajurit Marinir di Cisarua

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!