BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 25 JANUARI 2026 • 14:26 WIB

Protes Besar Mengikuti Penembakan Warga oleh Agen Imigrasi di Minneapolis

Protes Besar Mengikuti Penembakan Warga oleh Agen Imigrasi di MinneapolisProtes Besar Mengikuti Penembakan Warga oleh Agen Imigrasi di Minneapolis

Penembakan seorang warga negara oleh agen imigrasi AS di Minneapolis telah memicu demonstrasi besar di seluruh kota. Insiden ini mencuat sebagai peristiwa kedua dalam sebulan yang mendapatkan perhatian nasional dan kritik dari berbagai kalangan.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Departemen Keamanan Dalam Negeri mengklaim penembakan tersebut sebagai tindakan pembelaan diri, namun saksi mata melaporkan situasi yang berbeda, di mana korban, Alex Pretti, hanya memegang telepon guna membantu para demonstran lain.

Kronologi Kejadian di Minneapolis

Penembakan terjadi ketika demonstran berkumpul untuk menolak kebijakan imigrasi yang ketat. Informasi awal menyebutkan seorang agen Patroli Perbatasan melindungi diri ketika mendapati seorang pria mendekat, yang diduga membawa pistol.

Namun, rekaman yang beredar menunjukkan Alex Pretti tidak memegang senjata. Sebaliknya, ia sedang merekam kejadian tersebut dengan ponsel di tangan kiri.

Video lain menunjukkan bahwa Pretti bahkan berusaha menolong seorang wanita yang terjatuh, sebelum ia menjadi sasaran semprotan merica dari agen imigrasi.

Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas 2025: Liverpool Pecahkan Rekor dengan Transfer Alexander Isak

Respon Terhadap Insiden Penembakan

Setelah insiden tersebut, ratusan demonstran turun ke jalan untuk menyuarakan ketidakpuasan mereka. Mereka berhadapan dengan agen bersenjata yang menggunakan gas air mata dan granat kejut untuk mengendalikan massa.

Demonstrasi tidak hanya terfokus di Minneapolis, tetapi juga menyebar ke kota-kota besar lainnya seperti New York, Washington D.C., dan San Francisco. Ini mencerminkan rangkaian protes terkait isu rasial dan penegakan hukum saat ini.

Insiden ini pun menjadi sorotan media, mendapat kecaman dari pemimpin lokal yang menuntut pertanggungjawaban dari pihak berwenang.

Dampak Politik dan Ketegangan Antara Pejabat

Ketegangan meningkat antara pejabat negara bagian dan federal pasca insiden ini. Pejabat lokal menyatakan kemarahan karena merasa diabaikan terkait penyelidikan yang menyangkut penembakan tersebut.

Hal ini mengingatkan pada kasus Renee Good yang juga ditembak oleh agen imigrasi bulan lalu, memicu perseteruan lebih lanjut antara kebijakan federal dan kebutuhan keamanan lokal.

Masyarakat pun menjadi waspada, khawatir insiden seperti ini dapat meningkatkan kekerasan dan ketidakpuasan dalam konteks berbagai isu sosial yang telah ada.

Baca juga: Kerusuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Korban di Kampus

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Protes Besar Mengikuti Penembakan Warga oleh Agen Imigrasi di Minneapolis

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!