BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 23 JANUARI 2026 • 20:29 WIB

Kemlu RI Tegaskan Kontribusi untuk Dewan Perdamaian Bersifat Sukarela

Kemlu RI Tegaskan Kontribusi untuk Dewan Perdamaian Bersifat SukarelaKemlu RI Tegaskan Kontribusi untuk Dewan Perdamaian Bersifat Sukarela

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengonfirmasi bahwa kontribusi sebesar US$1 miliar, setara dengan Rp17 triliun, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) adalah sukarela.

Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer

Juru bicara Kemlu RI, Vahd Nabyl, menjelaskan bahwa negara yang diundang tetap dapat menjadi anggota tanpa harus membayar iuran.

Kontribusi Sukarela dan Makna Dewan Perdamaian

Vahd Nabyl menegaskan bahwa kontribusi untuk Dewan Perdamaian bersifat sukarela. "Pada dasarnya kontribusi anggaran untuk BoP bersifat sukarela, dan tanpa iuran pun tetap bisa menjadi anggota BoP," ujarnya.

Dewan Perdamaian, yang baru saja diciptakan oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dipandang sebagai mekanisme sementara untuk mendukung perdamaian global.

Nabyl menambahkan bahwa Indonesia melihat BoP bukan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai langkah sementara yang mulai dipromosikan oleh PBB melalui resolusi Dewan Keamanan PBB 2803.

Partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian

Indonesia telah resmi bergabung dengan Dewan Perdamaian setelah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menandatangani komitmen dalam pertemuan di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Prabowo mengungkapkan bahwa keikutsertaan ini merupakan bagian dari upaya untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza. "Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza. Yang jelas penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang," katanya.

Dengan bergabungnya Indonesia, diharapkan peran negara ini dapat memberikan dukungan konkret untuk memfasilitasi proses perdamaian.

Dampak dan Tujuan Dewan Perdamaian

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, menyatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam Dewan Perdamaian adalah bagian dari langkah strategis untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

"Partisipasi Indonesia di Board of Peace ini merupakan wujud dari langkah strategis, konstruktif, dan juga konkret dalam rangka mendukung kemerdekaan Palestina," jelas Sugiono.

Dewan Perdamaian bertugas untuk mendukung administasi dan memulihkan ekonomi Gaza sesuai dengan rencana perdamaian yang diajukan oleh Trump.

Dalam surat undangannya, Trump menyebutkan bahwa Dewan Perdamaian berpotensi untuk memperluas tugasnya meliputi isu-isu di luar Gaza.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kemlu RI Tegaskan Kontribusi untuk Dewan Perdamaian Bersifat Sukarela

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!