BREAKING NEWS
|
KAMIS, 04/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Kamis, 22 JANUARI 2026 • 11:06 WIB

Prabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Rp90 Triliun

Prabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Rp90 TriliunPrabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Rp90 Triliun

Presiden Prabowo Subianto baru saja menyelesaikan kunjungan kerjanya di Inggris, membawa sejumlah kesepakatan penting. Kesepakatan ini mencakup investasi miliaran pound sterling dan kolaborasi di sektor maritim.

Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari

Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengungkapkan bahwa selama kunjungan, Presiden Prabowo mengadakan pertemuan bilateral dengan beberapa pemimpin kunci, termasuk Raja Charles III dan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer.

Kesepakatan Investasi dan Proyek Maritim

Dalam pernyataan resminya, Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa total investasi yang diperoleh dari Inggris mencapai 4 miliar pound sterling, yang setara dengan sekitar Rp 90 triliun. Kesepakatan ini bukan hanya mengenai aspek ekonomi, tetapi juga penguatan kerja sama di bidang maritim.

Salah satu proyek utama adalah pembangunan 1.582 kapal nelayan yang akan dirakit di Indonesia. Menurut Teddy, 'Kapalnya nanti menurut Menteri Kelautan akan memperkerjakan sekitar 600 ribu orang,' yang menunjukkan potensi besar dalam menciptakan lapangan pekerjaan.

Proyek ini dinilai sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas produksi dalam negeri serta memperkuat sektor perikanan Indonesia dengan memanfaatkan teknologi dan sumber daya manusia yang lebih baik.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Pendidikan dan Sumber Daya Manusia

Selain fokus pada sektor ekonomi dan maritim, Presiden Prabowo juga menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia melalui kerja sama di bidang pendidikan tinggi. Kunjungan ini meliputi pertemuan dengan 24 profesor dari universitas ternama di Inggris, termasuk King's College London dan University of Oxford.

Teddy menjelaskan, 'Intinya satu, yang pertama ada kerja sama pendidikan. Jadi Bapak Presiden ingin membuat 10 kampus baru di Indonesia, terutama di bidang kedokteran dan STEM.'

Kerja sama ini bertujuan untuk meningkatkan jumlah mahasiswa Indonesia yang belajar di Inggris, selain mendirikan kampus universitas Inggris di Indonesia dan pertukaran dosen. Upaya ini diharapkan dapat mengangkat peringkat universitas-universitas Indonesia di kancah global.

Manfaat Nyata untuk Indonesia

Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa setiap agenda kunjungan luar negeri Presiden Prabowo bertujuan untuk menghasilkan manfaat yang jelas bagi Indonesia. 'Intinya ini Bapak Presiden kalau ke luar negeri, itu beliau ingin ada yang didapatkan,' ungkap Teddy.

Kesepakatan yang telah diperoleh diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan, tidak hanya di sektor ekonomi, tetapi juga dalam pengembangan sumber daya manusia dan pendidikan di Tanah Air.

Kunjungan kerja ini dinilai berhasil dalam membangun hubungan bilateral yang lebih kuat antara Indonesia dan Inggris, yang sangat penting dalam menghadapi berbagai tantangan global saat ini.

Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Prabowo Kembali dari Inggris dengan Kesepakatan Investasi Rp90 Triliun

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!