Puing Pesawat Ditemukan di Gunung Bulusaraung, Tim SAR Dikerahkan untuk Verifikasi
Sebuah video yang viral di media sosial menunjukkan penemuan puing-puing pesawat ATR 42-500 di puncak Gunung Bulusaraung. Menyusul penemuan tersebut, tim SAR gabungan segera dikerahkan untuk memastikan kebenaran informasi ini.
Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat
Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengonfirmasi laporan itu, namun menegaskan bahwa pihaknya masih dalam tahap verifikasi. Tim SAR saat ini sedang dalam perjalanan ke lokasi untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Informasi mengenai penemuan serpihan pesawat di Bulusaraung pertama kali disampaikan oleh masyarakat setempat. Andi Sultan menjelaskan, "Laporan dari masyarakat bahwa ditemukan serpihan, tapi kami tidak bisa memastikan bahwa serpihan itu adalah serpihan dari ATR-400 ini."
Meski ada klaim bahwa puing pesawat ditemukan, Andi menegaskan perlunya investigasi lebih lanjut. "Teman-teman sementara menuju ke lokasi untuk memastikan," tambahnya.
Baca juga: Menemukan Kebahagiaan dalam Hal-Hal Kecil
Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen Bangun Nawoko, juga mengonfirmasi penemuan puing pesawat oleh pendaki. Ia menyebutkan bahwa Helikopter Karakal TNI AU telah dikerahkan untuk membantu memverifikasi informasi tersebut.
"Belum (dipastikan kebenarannya). Mungkin sebentar lagi kita akan mendengar laporan dari tim (Heli) Caracal yang sebentar lagi mungkin mendarat. Mudah-mudahan kita akan pastikan itu," ujar Bangun saat memberikan keterangan di Kantor Basarnas Makassar.
Pesawat ATR 42-500 yang hilang kontak membawa total 11 orang, terdiri dari 8 kru dan 3 penumpang. Insiden ini terjadi di kawasan Leang-leang, Maros, pada Sabtu, 17 Januari 2026, sekitar pukul 13.17 Wita.
Data kru pesawat mencakup Captain Andy Dahananto, First Officer Yudha Mahardika, serta beberapa anggota kru lainnya. Penumpang terdiri dari Mr. Deden, Mr. Ferry, dan Mr. Yoga.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: