Persib Bandung Melaporkan Ancaman Terhadap Gelandang Thom Haye ke Polisi
Persib Bandung telah mengambil langkah tegas dengan melaporkan ancaman terhadap gelandang, Thom Haye, kepada pihak berwenang. Manajer tim, Umuh Muchtar, menegaskan bahwa tindakan teror ini tidak bisa dibiarkan dan harus diusut tuntas.
Baca juga: Menggali Konsep Self Love: Pentingnya Mencintai Diri Sendiri dalam Kehidupan Sehari-hari
Haye menerima ancaman pembunuhan melalui media sosial setelah pertandingan melawan Persija Jakarta pada 11 Januari 2026. Dalam pernyataannya, Umuh Muchtar menekankan pentingnya menangkap pelaku yang melakukan teror tersebut.
Usai pertandingan derby, Haye mengalami tekanan psikologis akibat ancaman yang diterimanya. Ia menyatakan bahwa akun media sosialnya dipenuhi dengan pesan-pesan penuh ancaman, tidak hanya untuk dirinya tetapi juga untuk keluarganya.
Dalam pernyataannya, Haye mengatakan, "Saya bisa menerima banyak hal sebagai seorang profesional, tetapi saya ingin meminta dengan hormat kepada orang-orang yang mengirimkan ancaman pembunuhan dan pesan-pesan mengerikan kepada keluarga saya untuk berhenti," menegaskan bahwa sepak bola seharusnya tidak melibatkan ancaman.
Meski timnya berhasil meraih kemenangan 1-0 atas Persija Jakarta, Haye merasa sedih dan khawatir akibat tindakan tidak pantas yang terlihat dalam pertandingan tersebut.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Umuh Muchtar, sebagai manajer Persib, menggambarkan pelaku teror sebagai seseorang yang meluapkan emosi sesaat. Menurutnya, ancaman semacam itu tidak dapat diterima dalam lingkungan olahraga, terutama sepak bola.
"Ini sepak bola kan olahraga, semua apapun yang terjadi tidak ada ancaman-ancaman untuk membunuh. Itu orang yang mengancam ini lagi dilacak dan pasti akan segera dapat dan kita akan tuntut," ungkap Umuh, menekankan sikap tegas timnya terhadap kejadian ini.
Umuh juga menambahkan, "jangan nangis kalau besok dia ditangkap begitu", menunjukkan keyakinan bahwa pelaku akan segera diambil tindakan oleh pihak kepolisian.
Haye tetap menunjukkan semangatnya terhadap sepak bola Indonesia meskipun berada dalam situasi yang menegangkan. Ia menyampaikan, "Kami memenangkan pertandingan derby hari ini dan saya bangga dengan tim kami serta Bobotoh. Saya sungguh percaya bahwa sepak bola Indonesia memiliki potensi."
Ia juga mengungkapkan keprihatinan terkait perilaku tidak sportif yang dapat merusak permainan, "Hal yang gila adalah jika Anda menyuarakannya, mereka justru semakin ingin berkelahi," menekankan pentingnya rasa hormat dalam sepak bola.
Harapan Haye adalah agar lingkungan sepak bola Indonesia menjadi lebih aman dan positif untuk semua pemain dan penggemar, serta untuk masa depan sepak bola di tanah air.
Baca juga: BEM SI Kerakyatan Batalkan Rencana Demo Karena Kondisi Jakarta Tak Kondusif
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: