Google Mengurangi Penggunaan AI dalam Pencarian Kesehatan Setelah Temuan Menyesatkan
Google baru-baru ini mengambil langkah untuk membatasi fitur AI Overviews pada pencarian kesehatan terkait setelah investigasi The Guardian mengungkap potensi informasi yang menyesatkan.
Baca juga: Pemecatan Kompol Cosmas Kaju Gae setelah Kematian Pengemudi Ojek Online
Keputusan ini diambil akibat kekhawatiran akan akurasi data yang disajikan oleh AI di bidang kesehatan.
Investigasi oleh The Guardian menemukan bahwa ketika pengguna mencari informasi seperti 'berapa rentang normal tes darah hati?', hasil yang diberikan tidak mempertimbangkan faktor penting seperti usia dan jenis kelamin.
Kondisi ini mampu menyebabkan kebingungan di kalangan pengguna, yang berisiko salah memahami kesehatan mereka akibat informasi yang tidak tepat.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Berdasarkan hasil investigasi tersebut, Google menghapus ringkasan AI untuk kueri terkait, meskipun tidak ada penjelasan jelas mengenai waktu perubahan tersebut.
Meskipun demikian, beberapa kueri lain masih menunjukkan ringkasan AI, menunjukkan inkonsistensi pada penerapan kebijakan ini.
Vanessa Hebditch, Direktur Komunikasi dan Kebijakan British Liver Trust, menyatakan bahwa meskipun penghapusan ringkasan AI disambut baik, hal ini tidak menyelesaikan masalah yang lebih besar.
'Kekhawatiran utama kami adalah bahwa ini hanya mematikan ringkasan AI pada satu hasil pencarian, tanpa benar-benar mengatasi persoalan yang lebih besar mengenai penggunaan AI Overviews untuk informasi kesehatan,' ujarnya.
Di sisi lain, juru bicara Google menegaskan bahwa perusahaan tetap fokus pada perbaikan layanan AI mereka, untuk menjamin informasi yang lebih akurat.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: