Tanggapan PBB Terhadap Penarikan Amerika Serikat dari Organisasi Internasional
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menanggapi keputusan Presiden Donald Trump yang menarik Amerika Serikat dari 35 organisasi non-pemerintah dan 31 badan PBB.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Guterres melalui juru bicaranya, Stephane Dujarric, menyatakan bahwa langkah tersebut sangat disayangkan dan menekankan pentingnya kontribusi setiap negara anggota terhadap anggaran PBB.
Dalam pernyataan resmi, Dujarric menyampaikan penyesalan mendalam atas keputusan Gedung Putih. Ia mengutip, 'Sekretaris Jenderal menyesalkan pengumuman yang disampaikan oleh Gedung Putih terkait keputusan Amerika Serikat untuk menarik diri dari sejumlah entitas Perserikatan Bangsa-Bangsa.'
Dujarric juga menegaskan bahwa setiap negara anggota, termasuk Amerika Serikat, memiliki kewajiban hukum untuk berkontribusi kepada anggaran PBB. Seperti yang diungkapkan olehnya, 'Sebagaimana telah secara konsisten kami tegaskan, kontribusi wajib terhadap anggaran reguler PBB dan anggaran pemeliharaan perdamaian merupakan kewajiban hukum berdasarkan Piagam PBB bagi seluruh Negara Anggota, termasuk Amerika Serikat.'
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Kepala Gedung Putih, pada Rabu lalu, meresmikan penarikan AS dari sejumlah organisasi internasional. Dalam rilisnya, mereka mengklaim bahwa keterlibatan AS dalam lembaga-lembaga tersebut bertentangan dengan kepentingan nasional.
Gedung Putih juga menganggap bahwa banyak dari organisasi tersebut mempromosikan kebijakan yang dianggap radikal terkait isu-isu iklim. Dikatakan dengan tegas, 'Penarikan diri ini akan mengakhiri pendanaan dan keterlibatan pembayar pajak Amerika dalam entitas yang mengedepankan agenda globalis di atas prioritas AS.'
Meskipun penarikan ini terjadi, Dujarric memastikan bahwa semua entitas PBB akan melanjutkan mandat mereka. Ia berkomitmen, 'Kami akan terus melaksanakan mandat kami dengan penuh keteguhan.'
Lebih lanjut, Dujarric mengingatkan bahwa PBB memiliki tanggung jawab untuk memberikan hasil yang signifikan bagi orang-orang yang bergantung pada organisasi tersebut. Badan PBB yang terdampak termasuk Komisi Ekonomi dan Sosial untuk Asia dan Pasifik serta Pusat Perdagangan Internasional.
Baca juga: Sherina Munaf Selamatkan Kucing dari Rumah Uya Kuya Pasca Perampokan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: