BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 09 JANUARI 2026 • 13:49 WIB

Partai Golkar Bicara Mekanisme Baru Pilkada: Harapan Pada Partisipasi Publik

Partai Golkar Bicara Mekanisme Baru Pilkada: Harapan Pada Partisipasi PublikPartai Golkar Bicara Mekanisme Baru Pilkada: Harapan Pada Partisipasi Publik

Sekretaris Jenderal Partai Golkar, M. Sarmuji, mengungkapkan wacana perubahan dalam mekanisme pemilihan kepala daerah menjadi tidak langsung melalui DPRD. Ia menekankan bahwa fokus utama tetap pada partisipasi publik walau ada sentimen penolakan yang muncul dari masyarakat.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Sarmuji menegaskan bahwa jika mekanisme ini diterapkan, tidak akan ada pengulangan praktik-praktik yang merugikan masyarakat sebagaimana yang terjadi di era Orde Baru.

Respon terhadap Penolakan Publik

M. Sarmuji menjelaskan bahwa kekhawatiran masyarakat muncul dari ingatan tentang rendahnya partisipasi publik dalam pemilihan di era Orde Baru. "Publik mungkin menyangka pilkada yang lagi didesain ini apakah nanti seperti pilkada zaman Orde Baru, yang partisipasi publiknya hampir nihil," ujarnya di konferensi DPP Golkar, Jakarta Barat.

Ia mengingatkan masyarakat untuk tidak terjebak pada pengalaman negatif tersebut. Sarmuji percaya bahwa mekanisme baru ini memiliki potensi untuk membawa perubahan positif.

Baca juga: Sidang Etik Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online, Kompol Cosmas Dikenakan Pelanggaran Berat

Menjaga Partisipasi Publik

Sarmuji menegaskan bahwa meskipun pemilihan dilakukan melalui DPRD, partisipasi publik akan tetap menjadi elemen penting dalam proses. "Kami akan mengambil sisi-sisi terbaik dari pilkada langsung untuk dimasukkan ke dalam sistem pilkada tidak langsung," tambahnya.

Golkar berencana memungkinkan masyarakat terlibat aktif melalui kampanye terbuka dan debat calon. Hal ini bertujuan agar masyarakat tetap merasakan dampak dari pemilihan kepala daerah yang sedang berlangsung.

Sikap Golkar Terkait Wacana Pilkada

Sarmuji menegaskan bahwa dukungan Partai Golkar terhadap model pilkada melalui DPRD bersifat bersyarat. "Golkar akan setuju dengan model pilkada melalui DPRD hanya apabila partisipasi publik tetap berjalan secara maksimal," ungkapnya.

Dengan penekanan pada transparansi dan keterlibatan masyarakat, Golkar berharap bahwa perubahan ini dapat diterima dan tidak mengulangi kesalahan di masa lalu.

Baca juga: Apple Siap Luncurkan iPhone 17 Series Tanpa Slot SIM Tray

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Partai Golkar Bicara Mekanisme Baru Pilkada: Harapan Pada Partisipasi Publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!