BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Jumat, 09 JANUARI 2026 • 13:44 WIB

Kematian pasien dengan influenza A H3N2 di RSHS Bandung menarik perhatian publik

Kematian pasien dengan influenza A H3N2 di RSHS Bandung menarik perhatian publikKematian pasien dengan influenza A H3N2 di RSHS Bandung menarik perhatian publik

Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melaporkan pasien terinfeksi Influenza A H3N2 subclade K, yang dikenal sebagai 'super flu'. Satu pasien dilaporkan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit, menambah kekhawatiran akan dampak virus ini.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Pasien yang meninggal memiliki riwayat penyakit bawaan yang berat, dan tim medis kini sedang menyelidiki apakah kematian tersebut disebabkan langsung oleh 'super flu' atau oleh komplikasi dari kondisi yang sudah ada sebelumnya.

Profil Kasus dan Tingkat Keparahan

Dari sepuluh pasien yang dirawat, rentang usia pasien bervariasi, mulai dari bayi berusia 9 bulan hingga orang dewasa berusia 60 tahun. Kondisi menunjukkan bahwa virus 'super flu' dapat menyerang sejumlah kelompok usia, meskipun pasien dengan komorbid mengalami dampak yang lebih berat.

Tim medis mengamati dua kasus yang tergolong berat, di mana satu pasien dirawat di ruang perawatan intensif. Informasi ini membuka kemungkinan bahwa virus ini dapat menimbulkan gejala yang serius pada individu berisiko.

Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas

Penyelidikan Kematian Pasien

Tim Penyakit Infeksi Emerging dan Re-emerging (Pinere) RSHS Bandung menjelaskan bahwa penyebab pasti kematian pasien masih dalam proses penyelidikan. Hal ini merujuk pada data yang menunjukkan dampak serius pada beberapa pasien yang dirawat.

Ketua Pinere, dr Yovita Hartantri, mencatat, 'Kalau kita lihat dari data yang ada, itu ada dua yang berat. Satu masuk ke ruang high cap dan satu masuk ke ruang intensif.' Hal ini menunjukkan pentingnya pengawasan lebih lanjut terhadap pasien dengan gejala berat.

Perbandingan 'Super Flu' dengan Influenza Musiman

Direktur Medik dan Keperawatan RSHS, dr Iwan Abdul Rachman, menggarisbawahi perbedaan utama antara 'super flu' dan influenza musiman biasa. Menurut penjelasannya, 'super flu' lebih berpotensi menimbulkan gejala berat serta memiliki tingkat penularan yang lebih cepat.

'Yang kami lakukan di Rumah Sakit Hasan Sadikin tentunya kami siap memberikan pelayanan pada siapapun yang membutuhkan layanan tersebut,' ungkap dr Iwan. Ini adalah upaya untuk memastikan semua pasien mendapatkan perawatan yang dibutuhkan.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kematian pasien dengan influenza A H3N2 di RSHS Bandung menarik perhatian publik

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!