BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 21:05 WIB

Kebijakan Pendidikan Pascabencana: Prioritas Keselamatan dan Metode Fleksibel

Kebijakan Pendidikan Pascabencana: Prioritas Keselamatan dan Metode FleksibelKebijakan Pendidikan Pascabencana: Prioritas Keselamatan dan Metode Fleksibel

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menerbitkan Surat Edaran Nomor 1 Tahun 2026 untuk menangani pendidikan di daerah terdampak bencana.

Baca juga: Manchester United Resmi Rekrut Kiper Senne Lammens

Menteri Pendidikan, Abdul Mu'ti, menekankan pentingnya keselamatan peserta didik dan pendidik dalam setiap kebijakan pendidikan yang diambil.

Prioritas Keselamatan dalam Kebijakan Pendidikan

Surat edaran ini menegaskan keselamatan seluruh warga satuan pendidikan sebagai prioritas utama. Abdul Mu'ti menyatakan, 'Pendidikan tidak boleh terhenti akibat bencana. Namun, keselamatan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan harus selalu menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.'

Dalam pandangannya, pendidikan harus terus berlangsung meskipun dalam kondisi sulit. Oleh karena itu, Kemendikdasmen memberikan fleksibilitas kepada satuan pendidikan untuk menyesuaikan penyelenggaraan pembelajaran berdasarkan tingkat dampak bencana di wilayah masing-masing.

Baca juga: Penembakan Staf KBRI di Lima, Peru: Zetro Leonardo Purba Meninggal Dunia

Penyesuaian Metode Pembelajaran

Menteri Mu'ti menjelaskan bahwa penyesuaian dalam pembelajaran dapat mencakup metode dan waktu pelaksanaan. 'Penyesuaian tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kesiapan pendidik, peserta didik, serta dukungan dari orang tua dan pemerintah daerah,' katanya.

Kemendikdasmen mendorong penggunaan alternatif pembelajaran, mulai dari pembelajaran tatap muka terbatas hingga pembelajaran jarak jauh. Ini diharapkan dapat menjaga kualitas pendidikan meskipun dalam situasi darurat.

Dukungan Psikososial bagi Warga Sekolah

Surat edaran juga menekankan pentingnya dukungan psikososial bagi peserta didik dan pendidik yang terdampak bencana. Kemendikdasmen meminta satuan pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pemulihan mental dan emosional.

Mu'ti mengajak semua pihak terkait, termasuk pemerintah daerah, untuk berkolaborasi. 'Kami berharap semua pemangku kepentingan dapat saling bergotong royong untuk memastikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi peserta didik,' ujarnya.

Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer Bombastis Menjelang Penutupan Bursa

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kebijakan Pendidikan Pascabencana: Prioritas Keselamatan dan Metode Fleksibel

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!