BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Senin, 05 JANUARI 2026 • 21:06 WIB

Manchester United Putuskan Pemecatan Ruben Amorim Usai Hasil Imbang di Liga Premier

Manchester United Putuskan Pemecatan Ruben Amorim Usai Hasil Imbang di Liga PremierManchester United Putuskan Pemecatan Ruben Amorim Usai Hasil Imbang di Liga Premier

Manchester United mengumumkan pemecatan Ruben Amorim sebagai pelatih kepala pada Senin, 5 Januari 2026, setelah hasil imbang melawan Leeds United. Keputusan ini menarik perhatian banyak pihak, terutama menyusul posisi tim yang berada di peringkat keenam Liga Premier.

Baca juga: Kericuhan di Bandung: Penembakan Gas Air Mata dan Provokasi Massa

Insiden internal yang melibatkan Amorim juga menjadi faktor penting dalam keputusan tersebut. Manajemen klub berharap langkah ini akan membantu tim menyelesaikan musim dengan lebih baik.

Keputusan Tak Terduga Manchester United

Setelah hasil imbang 1-1 melawan Leeds United pada 4 Januari 2026, manajemen Manchester United mengambil langkah mengejutkan dengan memecat Ruben Amorim. Klub dalam pernyataannya menyebutkan bahwa 'ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan.'

Langkah ini diambil dengan harapan memberikan kesempatan terbaik bagi tim untuk meningkatkan performa di sisa musim Liga Premier. Manajemen klub juga menghargai kontribusi Amorim dan berharap yang terbaik untuk masa depannya.

Baca juga: Calvin Verdonk Dekat Bergabung dengan Lille, Klub Bintang Prancis

Konflik Internal dan Peluang yang Menguap

Sebelum dihentikan, Ruben Amorim menghadapi situasi yang tidak menguntungkan, termasuk cekcok dengan direktur sepak bola, Jason Wilcox. Perselisihan ini terjadi saat diskusi mengenai strategi tim, di mana Amorim dipandang menunjukkan respons emosional yang kurang positif.

Amorim juga menyatakan kekecewaannya atas kurangnya dukungan dalam merekrut pemain baru. 'United membutuhkan satu atau dua pemain berpengalaman, terutama seorang striker dengan pengalaman di Liga Premier,'ungkapnya.

Reaksi dan Harapan Amorim

Pasca pemecatan, Ruben Amorim mengungkapkan rasa ketidakpuasan terhadap kurangnya dukungan manajemen. Dia bahkan merasa kekecewaan selama menjalani perannya sebagai pelatih.

Meskipun demikian, Amorim masih optimis bahwa Manchester United bisa menyelesaikan musim di zona Liga Champions. Dengan catatan 24 kemenangan dari 63 pertandingan, ia menyadari tantangan besar yang ada di depan timnya.

Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Manchester United Putuskan Pemecatan Ruben Amorim Usai Hasil Imbang di Liga Premier

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!