Komitmen Prabowo dalam Pemulihan Daerah Terdampak Bencana
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan langsung ke Aceh Tamiang pada 1 Januari 2026 untuk memantau pembangunan Hunian Danantara. Dalam acara tersebut, ia juga menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatannya menjangkau daerah terdampak bencana.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Prabowo menekankan pentingnya komitmen pemerintah dalam penanganan bencana dan mengapresiasi inisiatif pembangunan hunian yang bertujuan mempercepat pemulihan.
Prabowo Subianto mengunjungi proyek Hunian Danantara yang berada di Aceh Tamiang. Proyek ini dirancang untuk mempercepat pemulihan bagi masyarakat yang terdampak bencana di Aceh dan dua provinsi lainnya.
Dalam rencananya, Danantara menargetkan pembangunan sebanyak 15.000 hunian dalam waktu tiga bulan dengan anggaran mencapai Rp 1 triliun yang berasal dari dana CSR BUMN.
Dari jumlah tersebut, 600 hunian di Aceh Tamiang telah selesai dibangun dan akan segera diserahkan kepada masyarakat dalam waktu delapan hari ke depan.
Dalam kesempatan tersebut, Prabowo mengungkapkan bahwa Aceh Tamiang merupakan salah satu daerah yang paling terdampak bencana. Sebelum datang ke Aceh Tamiang, ia telah melakukan kunjungan ke daerah Tapanuli Selatan sebagai bagian dari upaya pemulihan bencana.
Baca juga: Dolby Vision 2: Inovasi Teknologi Visual yang Mengubah Pengalaman Menonton
Prabowo meminta maaf dan menjelaskan kepada masyarakat terkait keterlambatannya dalam menjangkau semua titik terdampak. Ia menyadari bahwa setiap daerah menghadapi kesulitan besar akibat bencana.
Setiap kunjungan yang dilakukannya bertujuan untuk memastikan bahwa pemerintah hadir dan memahami masalah yang dihadapi masyarakat.
Dalam rapat yang dihadiri oleh pejabat terkait, Prabowo menyatakan, "Saya hadir di tempat-tempat yang terdampak paling besar, walaupun semua daerah pasti mengalami kesulitan yang sangat besar."
Ia juga mengapresiasi kerja keras pejabat yang telah berupaya menjangkau dan memeriksa kondisi di berbagai daerah untuk mencari solusi yang efektif.
"Saya percaya dengan bukti. Jadi, saya sampaikan ke saudara-saudara semua, salah satu kewajiban pemimpin, siap dihujat dan difitnah," ungkapnya.
Prabowo menegaskan bahwa perhatian pada pengurangan penderitaan rakyat menjadi prioritas utama bagi pemerintah.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: