Jembatan Bailey Aceh Kembali Berfungsi Setelah Baut Diperbaiki
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat Kolonel Inf Donny Pramono mengonfirmasi bahwa baut-baut jembatan bailey yang hilang di Aceh kini sudah terpasang kembali dan jembatan telah berfungsi normal.
Baca juga: Hasil Imbang Memuaskan: Timnas Indonesia U-23 Gagal Menang Melawan Laos
Dia berharap agar insiden sabotase serupa tidak terulang di masa mendatang dan pengamanan lokasi akan diperketat demi keselamatan masyarakat pengguna jembatan.
Kadispenad Kolonel Inf Donny Pramono mengungkapkan adanya informasi mengenai potensi sabotase terhadap jembatan bailey. 'Sebelum kejadian, sudah ada informasi yang masuk ke kami, mengingatkan akan kemungkinan adanya upaya sabotase,' jelasnya.
Insiden kehilangan baut terjadi di Teupin Mane, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, menarik perhatian KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak yang menyebut tindakan tersebut sangat tidak bermoral.
Jenderal Maruli Simanjuntak menuturkan, 'Kami juga tidak menyangka ada orang sebiadab ini ya, terus terang saja.' Tindakan tersebut mengorbankan masyarakat yang sedang dalam keadaan bencana.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
Setelah insiden tersebut, Donny menyampaikan bahwa pengawasan di area jembatan bailey diperketat. Pengamanan dilakukan dengan patroli oleh anggota TNI untuk menjaga keamanan dan ketertiban di sekitar lokasi.
'Pengamanan dilakukan melalui kehadiran personel secara langsung sebagai langkah cepat dan efektif di lapangan,' tambahnya.
Meskipun belum ada rencana untuk memasang CCTV, langkah-langkah preventif lain sudah mulai diterapkan. Ia juga menyatakan, 'Hingga saat ini, belum ada rencana pemasangan CCTV di lokasi.'
Respons masyarakat terhadap tindakan pencurian bervariasi, tetapi banyak yang menilai tindakan tersebut sangat merugikan. Maruli menekankan dampak dari tindakan tersebut, 'Jadi dalam kondisi begini pun masih ada kelompok-kelompok orang yang mau mengorbankan masyarakat.'
TNI AD berharap agar tidak ada lagi korban yang jatuh akibat ulah segelintir orang yang tidak bertanggung jawab. Maruli menambahkan, 'Kami akan telusuri sampai di mana,' untuk mengungkap pelaku di balik tindakan ini.
Sebagai informasi, jembatan bailey merupakan infrastruktur penting yang dibangun untuk menyediakan akses darurat setelah bencana, dan pembangunannya dimulai pada 18 Desember lalu.
Baca juga: Menggali Peran Finfluencer dalam Meningkatkan Literasi Keuangan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: