Was-was di Balik Manfaat Matcha: Ini Efek Samping yang Perlu Diketahui
Matcha, si teh hijau yang terkenal dengan segudang manfaat kesehatan, juga menyimpan sejumlah risiko jika dikonsumsi secara berlebihan.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Berdasarkan penelitian, efek negatif yang dihadapi bisa bermula dari gangguan pencernaan hingga risiko kanker kerongkongan, membuat penting untuk mencermati batas konsumsi.
Matcha berasal dari daun tanaman Camellia sinensis yang digiling halus. Proses ini memungkinkan tubuh menyerap semua nutrisi yang terkandung, termasuk kafein dan katekin yang menguntungkan.
Dengan cara penanaman khusus, di mana tanaman ditutupi selama 20-30 hari sebelum panen, matcha memiliki kadar klorofil dan L-theanine yang lebih tinggi, memberikan rasa yang khas.
Konsumen sering kali lebih memilih matcha dibandingkan teh hijau biasa, mengingat intensitas rasa dan kekayaan manfaatnya.
Baca juga: Bursa Transfer Musim Panas: Manchester United dan Manchester City Cari Kiper Baru
Walaupun matcha kaya akan manfaat, terdapat juga risiko kontaminan dalam produk ini, seperti logam berat dan pestisida. Ini tergantung pada kondisi pertumbuhan dan pengolahan tanaman matcha.
Penelitian menunjukkan bahwa lavanya dapat berbeda-beda menurut daerah asalnya, dan jika tidak diolah dengan baik, matcha dapat mengandung zat berbahaya.
Maka dari itu, sangat penting untuk memilih produk matcha yang memiliki sertifikasi kualitas yang terjamin agar terhindar dari paparan zat beracun.
Konsumsi matcha yang berlebihan bisa berisiko bagi kesehatan, seperti gangguan pencernaan dan tekanan darah tinggi. 'Manfaat matcha itu nyata, tapi risikonya juga ada jika dikonsumsi berlebihan,' ungkap ahli gizi Vidhi Chawla.
Mereka yang hipertensi harus lebih berhati-hati, karena meskipun matcha sering diasosiasikan dengan manfaat jantung, asupannya yang berlebihan dapat memburuk kondisi ini.
Selain itu, ibu hamil juga mesti waspada terhadap kandungan kafein dalam matcha, yang berpotensi mengganggu perkembangan janin jika dikonsumsi berlebihan.
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: