Misa Natal Perdana Paus Leo XIV: Seruan untuk Empati dan Kebaikan
Paus Leo XIV memimpin Misa Tengah Malam Natal di Basilika Santo Petrus dengan seruan penting untuk memperhatikan mereka yang membutuhkan. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan umat akan tanggung jawab sosial untuk membantu sesama, terutama di tengah penderitaan yang terjadi di masyarakat.
Baca juga: Miliano Jonathans Resmi Jadi Warga Negara Indonesia, Siap Perkuat Timnas
Dengan mengambil inspirasi dari kisah kelahiran Yesus, Paus Leo menekankan bahwa tidak ada ruang bagi Tuhan jika tidak ada kepedulian terhadap manusia. Misa ini dihadiri oleh sekitar 6.000 orang dan berlangsung dengan suasana khidmat meskipun cuaca hujan di luar.
Dalam suasana penuh harapan, Paus Leo XIV melakukan Misa Tengah Malam Natal di Basilika Santo Petrus untuk pertama kalinya. Meski hanya di dalam basilika terdapat 6.000 umat, ribuan orang lainnya menunggu di luar di tengah hujan deras.
Paus Leo mengingatkan bahwa setiap umat Kristen memiliki kewajiban untuk membantu mereka yang menghadapi kesulitan. 'Di bumi, tidak ada tempat bagi Tuhan jika tidak ada tempat bagi manusia,' tegasnya, menunjukkan bahwa kehadiran Tuhan berkaitan erat dengan kehadiran sesama manusia.
Baca juga: Pertemuan Pimpinan DPR dengan Mahasiswa: Suara dan Tuntutan yang Harus Didengar
Khotbah Paus Leo menggambarkan kisah kelahiran Yesus yang menyoroti pentingnya perhatian kita kepada orang miskin dan pengungsi. Ia menjelaskan, 'Menolak yang satu berarti menolak yang lain,' yang menggarisbawahi bahwa penolakan terhadap penderitaan orang lain adalah penolakan terhadap kehadiran Tuhan di dunia.
Kepedulian sosial menjadi tema sentral dari pesan Natal Paus Leo XIV, sebagaimana ditempuh oleh pendahulunya, Paus Benediktus XVI, yang menyoroti ketidakadilan terhadap anak-anak dan kaum papa di berbagai belahan dunia.
Sekitar 5.000 orang menanti di luar basilika untuk menyaksikan Misa Natal secara langsung melalui layar raksasa yang disediakan. Hujan yang deras tidak menyurutkan semangat mereka untuk mengikuti jalannya ibadah dengan antusias.
Dalam sambutannya, Paus Leo XIV mengekspresikan rasa terima kasih kepada umat yang berani hadir di tengah cuaca buruk. 'Saya mengagumi, menghormati, dan berterima kasih atas keberanian dan keinginan Anda untuk berada di sini malam ini,' ujarnya, menegaskan harapannya untuk kedamaian dan toleransi di seluruh dunia.
Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: