Kekecewaan Pelatih Barcelona Usai Raphinha Tak Masuk Tim Terbaik FIFA 2025
Pelatih Barcelona, Hansi Flick, menyatakan kekecewaannya setelah Raphinha tidak terpilih dalam FIFA Best XI 2025. Meskipun memiliki statistik yang mengesankan, namanya justru tidak ada dalam daftar pemain terbaik dunia tersebut.
Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia
Sepanjang musim lalu, Raphinha tampil mengesankan dengan menyumbangkan 34 gol dan 26 assist dari 57 penampilan di berbagai kompetisi. Kontribusinya yang besar berperan dalam keberhasilan Barcelona meraih treble domestik dan mencapai semifinal Liga Champions 2024/2025.
Dengan performa yang luar biasa, Raphinha menjadi salah satu pilar penting tim. Namun, malang baginya, penghargaan individu tidak sejalan dengan kinerja di lapangan, dan hanya rekan setimnya, Pedri dan Lamine Yamal, yang masuk dalam daftar Tim Terbaik FIFA.
Baca juga: Alexander Isak Resmi Bergabung dengan Liverpool: Transfer yang Mengejutkan
Hansi Flick mengungkapkan rasa keterkejutannya dalam sebuah wawancara terkait absennya Raphinha dari daftar tersebut. Ia menilai, "FIFA Best XI itu sebuah lelucon. Sungguh tak bisa dipercaya karena Raphinha tidak ada di dalamnya."
Flick mempertanyakan dasar keputusan tersebut, karena kontribusi Raphinha sangat berarti bagi tim, terutama setelah ia menjadi top skor di Liga Champions. Ia menegaskan, "Raphinha telah memberikan pengaruh yang luar biasa. Ini sungguh tak bisa dipercaya."
Raphinha tak hanya mengandalkan gol, namun juga kontribusi assist yang vital bagi kesuksesan tim. Kecepatan dan teknik bermainnya menjadikannya salah satu pemain kunci di lini depan Barcelona.
Flick menambahkan, "Dan yang paling penting itu pengaruh dia. Ini benar-benar sebuah lelucon. Saya tidak percaya karena dia tidak masuk. Setelah musim ini, dia pantas mendapatkannya."
Baca juga: Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk Polisi yang Terluka dalam Demonstrasi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: