Kementerian Komunikasi Gelar Temu Nasional Literasi Digital di Jakarta
Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Temu Nasional Pegiat Literasi Digital di Jakarta pada 16 hingga 17 Desember 2025. Acara ini bertujuan untuk membahas perlindungan terhadap kelompok rentan dan penyalahgunaan kecerdasan buatan (AI).
Baca juga: Penghentian Tunjangan Perumahan Anggota DPR: Langkah Menuju Transparansi
Acara ini melibatkan berbagai platform teknologi, baik lokal maupun global, serta komunitas relawan. Fokus utama adalah mengedukasi anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas tentang cara aman menggunakan teknologi.
Kepala BPSDM Komdigi, Bonifasius Wahyu Pudjianto, mengungkapkan bahwa perlindungan terhadap kelompok rentan seperti anak-anak, remaja, lansia, dan penyandang disabilitas menjadi prioritas utama. Upaya ini bertujuan agar kelompok-kelompok tersebut terhindar dari dampak negatif yang ditimbulkan oleh teknologi, seperti penipuan online.
Pudjianto menambahkan, 'Agar mereka tidak terkena berbagai dampak negatif, seperti scam, yang mungkin bisa mempengaruhi kehidupan mereka.' Literasi digital yang baik diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali dan menghindari bahaya dari penyalahgunaan teknologi.
Baca juga: Prabowo Subianto Tetap Berangkat ke China Setelah Batal karena Kerusuhan dalam Negeri
Kemajuan teknologi, khususnya dalam bidang AI, akan menghasilkan berbagai konten, baik positif maupun negatif. Bonifasius Wahyu Pudjianto menjelaskan, literasi digital diperlukan untuk membekali individu dalam menyikapi dan menangkal informasi yang tidak benar.
Selain itu, ia menjelaskan bahwa teknologi digital dapat menjadi solusi dalam berbagai sektor, termasuk pendidikan dan ekonomi. Namun, penggunaan yang tidak bijak dapat menyebabkan kejahatan siber, sehingga pendidikan literasi digital menjadi penting untuk mencegah jatuhnya masyarakat sebagai korban.
Temu Nasional ini juga berfungsi sebagai ajang berbagi pengalaman di antara pelaku industri teknologi. Pudjianto menekankan, 'Kita berkumpul bersama untuk mendefinisikan kembali, apa dan kemana arah strategi literasi digital ke depannya.'
Kolaborasi antara berbagai pihak diharapkan dapat mendukung ekonomi, khususnya bagi UMKM dan pelaku startup yang memanfaatkan teknologi digital secara positif. Inisiatif ini menciptakan harapan bagi pengembangan literasi digital yang lebih baik.
Baca juga: Keamanan dan Kelezatan Lari Malam: Panduan untuk Olahragawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: