Pendidikan Ibu dan Imunisasi Dasar Anak: Sebuah Hubungan Penting
Hasil survei Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa tingkat pendidikan ibu sangat berpengaruh pada kelengkapan imunisasi dasar anak. Dua pertiga anak dengan imunisasi lengkap lahir dari ibu berpendidikan tinggi.
Baca juga: Adrian Wibowo: Pemain Indonesia-Amerika Pertama di Major League Soccer
Penelitian mengungkapkan bahwa kesadaran akan pentingnya imunisasi semakin meningkat seiring tingginya pendidikan ibu. Meskipun kondisi ekonomi dapat mempengaruhi akses kesehatan, imunisasi dasar tetap menjadi tanggung jawab bersama.
Imunisasi dasar memiliki peranan yang sangat penting dalam melindungi anak dari berbagai penyakit menular. Pengertian imunisasi harus dijelaskan kepada orang tua, karena pengetahuan yang baik membantu keputusan pemberian vaksin.
Menurut Perpres Nomor 60 Tahun 2013, anak usia dini, termasuk yang masih dalam kandungan hingga usia enam tahun, perlu imunisasi untuk menjaga sistem imun yang sedang berkembang. Penyakit yang bisa dicegah akan menjadi risiko serius jika imunisasi tidak diberikan.
Data dari Susenas Maret 2025 menunjukkan bahwa lebih dari 63% anak berusia 12-23 bulan di Indonesia sudah mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Meskipun ada hasil positif, masih banyak anak yang perlu menerima perlindungan lebih.
Baca juga: Pelanggaran Hak Asasi Manusia dalam Kasus Kematian Pengemudi Ojek Online
BPS mencatat bahwa tingkat kelengkapan imunisasi tertinggi terdapat pada anak yang ibunya lulus dari perguruan tinggi, mencapai 70,56%. Angka tersebut menurun menjadi 64,97% untuk ibu yang tamat SMA dan 62,84% untuk yang tamat SMP.
Ibu yang tidak tamat SD memiliki kelengkapan imunisasi terendah, yakni hanya 47,25%. Data ini menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan ibu, semakin tinggi pula kesadaran dan pemahaman mereka akan pentingnya imunisasi.
Kementerian Kesehatan RI menegaskan pentingnya akses imunisasi dasar gratis yang tersedia di berbagai layanan kesehatan, menunjukkan bahwa pemahaman mengenai manfaat imunisasi bisa lebih dominan ketimbang masalah finansial.
Imunisasi merupakan hak anak sekaligus tanggung jawab orang tua. Kesadaran orang tua mengenai pentingnya imunisasi memiliki dampak signifikan pada kesehatan anak mereka di masa depan.
Penyakit seperti campak, polio, hepatitis B, dan lainnya tetap menjadi ancaman tanpa perlindungan vaksinasi. Dengan akses layanan kesehatan yang memadai dan pemahaman yang baik, orang tua dapat berperan aktif dalam melindungi anak-anak mereka dari penyakit tersebut.
Diperlukan upaya setiap orang tua untuk mendapatkan informasi yang tepat dan valid mengenai imunisasi demi berkontribusi pada kesehatan anak dan generasi mendatang.
Baca juga: Yaqut Cholil Qoumas Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji 2024
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi
Sumber: