BREAKING NEWS
|
JUMAT, 19/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Minggu, 07 DESEMBER 2025 • 23:45 WIB

Kekurangan Gizi: Tantangan Serius bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Kekurangan Gizi: Tantangan Serius bagi Kesehatan Masyarakat IndonesiaKekurangan Gizi: Tantangan Serius bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Kekurangan gizi bukan hanya sekadar isu berat badan, melainkan masalah kesehatan seluruh tubuh yang sering terabaikan. Di Indonesia, gejala-gejala kekurangan gizi masih banyak yang tidak disadari, sehingga penting untuk mengenalinya sebelum terlambat.

Baca juga: Novak Djokovic Kembali Melaju ke Semifinal US Open 2025

Kondisi ini bisa berkelanjutan dan memberikan dampak buruk jika tidak ditangani dengan baik. Dengan mengenali dan memahami gejala ini, diharapkan masyarakat bisa lebih waspada dan proaktif dalam menjaga kesehatan.

Gejala Fisik yang Muncul

Salah satu gejala paling terlihat dari kekurangan gizi adalah penurunan berat badan yang drastis. Ketika tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, otot akan mulai menyusut dan bahan bakar yang diperlukan untuk beraktivitas menjadi minim.

Pucatnya wajah juga menjadi indikator penting. Kulit yang kehilangan nutrisi akan tampak kusam dan tidak bercahaya, memberi sinyal bahwa ada yang tidak beres dengan pola makan.

Kelelahan kronis sering kali diabaikan, padahal bisa jadi tanda kurang gizi. Saat tubuh tidak mendapatkan cukup kalori dan nutrisi, energi akan menurun dan aktivitas sehari-hari menjadi berat.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Masalah Pencernaan

Kekurangan gizi juga dapat menyebabkan gangguan pada sistem pencernaan. Sering kali, mereka yang kekurangan gizi mengalami sembelit atau masalah pencernaan lainnya.

Dalam beberapa kasus, kehilangan nafsu makan pun menjadi isu serius. Ini biasanya terjadi karena tubuh merasa tidak menemukan 'rasa' atau keinginan untuk makan, yang merupakan tanda bahwa ada yang salah dengan nutrisi yang diterima.

Kondisi ini perlu diwaspadai, karena bisa berkembang menjadi malnutrisi yang lebih serius jika dibiarkan. Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan yang cukup, pencernaan pun terganggu.

Dampak Jangka Panjang

Jika gejala ini dibiarkan, bisa berakibat pada masalah kesehatan yang lebih parah. Salah satunya adalah penurunan sistem kekebalan tubuh yang membuat kita rentan terhadap penyakit.

Lebih jauh lagi, kekurangan gizi dapat memengaruhi perkembangan otak, terutama pada anak-anak. Hal ini berdampak pada kemampuan belajar dan kognisi mereka ke depannya.

Dampak jangka panjang lainnya termasuk risiko penyakit kronis. Kombinasi antara pola hidup yang tidak sehat dan gizi yang buruk dapat mempercepat proses timbulnya berbagai penyakit.

Baca juga: Penyelidikan Penjarahan Rumah Eko Patrio Usai Kontroversi Video Parodi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kekurangan Gizi: Tantangan Serius bagi Kesehatan Masyarakat Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!