BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Sabtu, 29 NOVEMBER 2025 • 23:01 WIB

Kenali Lima Modus Penipuan Belanja Online untuk Lindungi Diri Anda

Kenali Lima Modus Penipuan Belanja Online untuk Lindungi Diri AndaKenali Lima Modus Penipuan Belanja Online untuk Lindungi Diri Anda

Belanja online menawarkan kemudahan, tetapi di balik itu, ada risiko penipuan yang mengintai. Para penipu semakin kreatif dalam menggunakan berbagai modus untuk menipui konsumen yang tidak waspada.

Baca juga: Kemenperin Belum Menerima Izin Penjualan iPhone 17 di Indonesia

Dalam artikel ini, kita akan membahas lima modus penipuan belanja online yang harus diketahui. Dengan mengenali tanda-tanda ini, Anda dapat melindungi diri dan menghindari kerugian yang tidak diinginkan.

1. Penipuan Pseudo-Situs

Modus pertama yang patut diwaspadai adalah penipuan melalui situs palsu. Penipu biasanya membuat situs yang mirip dengan situs resmi tetapi dengan URL yang sedikit berbeda.

Ketika pengguna melakukan transaksi di situs ini, mereka secara tidak sadar membagikan data pribadi dan informasi pembayaran yang kemudian disalahgunakan.

2. Iklan dengan Harga yang Terlalu Murah

Iklan yang menawarkan barang dengan harga jauh lebih murah dari pasaran sering menjadi tanda adanya penipuan. Strategi ini digunakan penjual untuk menarik perhatian calon pembeli.

Setelah melakukan pembayaran, pembeli sering menemukan barang yang diterima jauh berbeda dari yang dijanjikan, bahkan dalam beberapa kasus, barang tidak pernah sampai.

Baca juga: Kunto Aji: Artis Tak Seharusnya Dapat Perlakuan Istimewa di DPR

3. Penipuan Melalui Media Sosial

Media sosial menjadi tempat favorit para penipu untuk menyebarkan iklan dengan iming-iming harga murah. Banyak orang terjebak karena kurangnya informasi mengenai kredibilitas penjual.

Penting untuk memeriksa reputasi penjual sebelum melakukan transaksi, seperti mencari ulasan atau testimoni dari pembeli sebelumnya.

4. Penawaran Barang Langka

Modus penipuan ini menciptakan rasa urgensi dengan menawarkan barang langka atau yang tidak umum. Penipu sering menggunakan frasa seperti 'stok terbatas' atau 'hanya hari ini' untuk mendorong pembeli mengambil keputusan cepat.

Hal ini dapat menyebabkan pembeli terburu-buru dan mengabaikan proses pemeriksaan yang seharusnya dilakukan.

5. Penipuan dengan Metode Pembayaran Tidak Aman

Penggunaan metode pembayaran yang tidak aman, seperti transfer bank langsung ke rekening pribadi tanpa sistem escrow, adalah tanda bahaya yang harus diperhatikan. Penipu seringkali meminta pembayaran sebelum barang dikirim.

Disarankan untuk selalu menggunakan metode pembayaran yang terpercaya agar dapat mengklaim kembali uang jika terjadi kecurangan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Kenali Lima Modus Penipuan Belanja Online untuk Lindungi Diri Anda

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!