BREAKING NEWS
|
JUMAT, 05/06/2026
|
FOLLOW US:
Kategori Berita
Rabu, 26 NOVEMBER 2025 • 12:11 WIB

Empat Strategi Utama Kementerian Kesehatan dalam Penanggulangan HIV di Indonesia

Empat Strategi Utama Kementerian Kesehatan dalam Penanggulangan HIV di IndonesiaEmpat Strategi Utama Kementerian Kesehatan dalam Penanggulangan HIV di Indonesia

Kementerian Kesehatan Indonesia meluncurkan empat strategi utama untuk penanggulangan HIV, dengan fokus pada deteksi, pengobatan, dan pencegahan penularan virus tersebut.

Baca juga: Desta Ikut Dukung ‘Tuntutan 17+8’ untuk Keadilan dan Aspirasi Masyarakat

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat sistem kesehatan untuk menghadapi tantangan yang ditimbulkan oleh epidemi HIV di tanah air.

Peningkatan Penemuan Kasus HIV

Strategi pertama berfokus pada peningkatan penemuan kasus HIV, menggunakan berbagai metode penyaringan seperti skrining di komunitas dan layanan kesehatan. Pemerintah juga mendorong pemeriksaan mandiri yang difasilitasi lembaga masyarakat.

Deteksi dini melalui Early Infant Diagnosis (EID) dan skrining calon pengantin menjadi bagian penting dalam langkah ini. Selain itu, penelusuran melalui notifikasi pasangan dan keluarga dari kasus indeks dianggap efektif untuk menemukan individu yang berisiko tinggi.

"Dari sini kita bisa mengetahui berapa banyak kasus yang terdeteksi, berapa yang sudah minum obat, dan seperti apa status beban virusnya," jelas dr. Prima Yosephine di Kuningan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Kunto Aji Soroti Tanggung Jawab Anggota DPR dan Keresahan Sosial

Pengawasan dan Penanganan Medis

Strategi kedua adalah pengawasan pengobatan, di mana pemerintah memantau resistensi terhadap obat antiretroviral (ARV) dan resistensi obat untuk gonore secara berkala. Ini dilakukan untuk memastikan efektivitas terapi bagi semua pasien.

Pada langkah ketiga, seluruh kasus HIV akan ditangani sesuai standar nasional. Penanganan ini mencakup eliminasi penularan HIV, sifilis, dan hepatitis B dari ibu ke anak melalui layanan terpadu.

Kebijakan Pemberian Obat Multi-Bulan diharapkan dapat menjaga keberlanjutan terapi bagi pasien, terutama yang berisiko tinggi terjadinya koinfeksi dengan tuberkulosis (TBC).

Penguatan Promosi Kesehatan

Dr. Prima menekankan pentingnya penguatan promosi kesehatan dalam strategi penanggulangan HIV. Edukasi masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan mendorong tes dini serta memastikan pasien yang sudah terdiagnosis terus menjalani pengobatan.

"Kalau permintaan dari masyarakat tidak terbentuk, maka strategi lain tidak akan optimal," katanya. Kombinasi dari empat strategi ini diharapkan dapat mempercepat penurunan kasus baru di seluruh Indonesia.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari usaha untuk meningkatkan kualitas hidup orang dengan HIV dan memastikan mereka memiliki akses yang lebih baik terhadap perawatan yang dibutuhkan.

Baca juga: Pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Pimpinan Serikat Pekerja: Aksi Demonstrasi dan RUU Perampasan Aset Terjadi

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

Sumber:

BERITA TERBARU

Empat Strategi Utama Kementerian Kesehatan dalam Penanggulangan HIV di Indonesia

Close
Close
Close
Close
Link berhasil disalin!